Sewa Ruko di Kecamatan Talawi, Sosok Rahmadsyah Sitompul Diketahui Tidak Berdomisili di Batubara
Rahmadsyah disebut tidak pernah menetap lama bila berkunjung ke Kabupaten Batubara, khususnya Kecamatan Talawi.
TRIBUN-MEDAN.com, LIMAPULUH - Sosok Rahmadsyah Sitompul kini menjadi perbincangan berbagai kalangan di Kabupaten Batubara, khususnya masyarakat Kecamatan Talawi.
Terlebih dirinya hadir sebagai saksi untuk pasangan 02, Prabowo-Sandi di persidangan sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK) yang turut disiarkan televisi pada Rabu (19/6/2019) malam.
Dalam setahun terakhir warga mengenal Rahmadsyah Sitompul merupakan ketua tim pemenangan untuk pasangan 02 untuk Kabupaten Batubara. Di rentang waktu itu juga diketahui yang bersangkutan menyewa satu pintu ruko yang berada di Jalan Perintis Kemerdekaan, Dusun VIII, Desa Indrayaman, Kecamatam Talawi Kabupaten Batubara.
"Sudah setahun lebih dia nyewa rumah disini, sebentar lagi habis. Katanya dia nyewa rumah itu dua tahun," kata Kepala Dusun VIII, Desa Indrayaman, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batubara, Muslim, Jumat (21/6/2019).
Menurut Muslim, ia mengetahui Rahmadsyah selama ini diketahui bermukim di Medan dan Jakarta, menjalankan usaha yang ia rintis hingga kini.
Rahmadsyah disebut tidak pernah menetap lama bila berkunjung ke Kabupaten Batubara, khususnya Kecamatan Talawi.
Meski Rahmadsyah dikenal sebagao seorang Caleg dari Partai Gerindra untuk Pemilu Legislatif 2019 lalu.
"Rahmasyah itu pertama kali kemari nyewa rumah tahun 2018, zaman Pilkada Bupati dan Pilgub kemarin. Sekali kemari pun tak pernah lama, paling seminggu atau paling lama 10 hari, setelah itu katanya berangkat lagi ke Medan, ke Jakarta," ungkap Muslim.
Keberadaan Rahmadsyah di dusunnya, diungkap Muslim terakhir kali terlihat hanya beberapa hari saja pascalebaran lalu. Bahkan, ia melihat sebagian barang yang berada di ruko yang disewa telah diangkut Rahmadsyah.
"Terakhir jumpa nyapa, pas lagi boncengan dengan istrinya. Habis itu nggak pernah nampak lagi. Itu pun habis lebaran, kalau nggak salah dua hari atau tiga gitu. Kayaknya ada lah 10 hari yang lewat. Tiba-tiba muncul di sidang MK. Setelah itu dari semalam banyak yang nyariin dia," ucapnya.
Seorang tetangga tepat disebelah ruko yang disewa Rahmadsyah, Sapri mengaku baru mengenal sosok Rahmadsyah baru setahun terakhir. Terlebih Rahmadsyah maju sebagao salah satu caleg dari Partai Gerindra untuk memperbutkan kursi DPRD Batubara.
"Dia cuma nyewa, jarang disini. Setahu kami dia tinggal di Jakarta. Pas pencalegkan dia datang kemari. Istri sama anaknya pun cuma sesekali kemari. Terakhir kemari minggu lalu lah. Tau-tau kemarin muncul di TV jadi saksi disidang MK," sebut Sapri yang berprofesi sebagai penjahit tersebut.
Rahmadsyah Sitompul menjadi sosok yang kontroversi setelah mengaku sebagai terdakwa dsn berstatus tahanan kota, ketika ditanyai salah satu hakim saat menjadi saksi di MK.
Berdasarkan penelusuran, Rahmadsyah didakwa telah menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran. Berita itu terkait Pilkada Batubara dan diduga merugikan Zahir, yang belakangan terpilih sebagai Bupati Batubara.
Kasusnya kini masih dalam tahap persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Kisaran.
(ind/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ruko-yang-disewa-rahmadsyah-yang-berada-di-jalan-perintis-kemerdekaan.jpg)