Berita Viral
Dugaan Ajakan Pembunuhan di Grup WhatsApp PTPN IV: Ujian Integritas PalmCo
Institute Law and Justice (ILAJ) melayangkan laporan resmi kepada Region Head PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) Regional II
TRIBUN-MEDAN.COM - Kasus dugaan ajakan pembunuhan yang mencuat dari percakapan grup WhatsApp internal “Bah Jambi Mantap” mendadak menjadi sorotan.
Bahkan, Institute Law and Justice (ILAJ) telah melayangkan laporan resmi kepada Region Head PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) Regional II, menuding seorang pegawai berinisial VAN, Asisten Personalia Kebun (APK) Bah Jambi, sebagai pihak yang mengeluarkan pernyataan bernada ancaman serius tersebut.
Surat pengaduan bernomor 0139/ILAJ-B/IV/2026 tertanggal 20 April 2026 tersebut menegaskan adanya dugaan tindak pidana berat.
Ketua ILAJ, Fawer Full Fander Sihite, menyatakan bahwa percakapan yang beredar bukan sekadar obrolan biasa, melainkan indikasi kuat penghasutan hingga perencanaan pembunuhan.
“Dari isi percakapan, terdapat indikasi kuat adanya dugaan perencanaan tindak pidana pembunuhan. Ini bukan persoalan ringan,” tegas Fawer.
Isi Percakapan yang Disorot
Beberapa kalimat yang muncul dalam percakapan grup WhatsApp tersebut antara lain:
- “Besok-besok kalau jaga di afd 6 bawa kampak, parang dll.”
- “Nama agen penampung sawit Bobi Silalahi…”
- “Kalau jumpa sama manusia-manusia ini matikan aja.”
- “Kalau nggak bisa kalian matikan biar aku turun tangan…”
ILAJ menilai, rangkaian kalimat ini bukan candaan, melainkan ajakan nyata untuk melakukan kekerasan. Jika terbukti, dugaan ajakan ini berpotensi melanggar:
- KUHP: Pasal-pasal terkait penghasutan dan ancaman pembunuhan.
- UU ITE: Penyebaran konten bermuatan ancaman melalui media elektronik.
- Kode Etik BUMN: Pelanggaran prinsip integritas, kepatuhan hukum, dan nilai AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif).
ILAJ mendesak agar pegawai tersebut segera dinonaktifkan, bahkan dipecat jika terbukti bersalah, serta dilimpahkan ke aparat penegak hukum (APH).
Respons Terlapor
Saat dikonfirmasi Tribun-Medan.com pada 27 April 2026, VAN mengakui percakapan tersebut. Namun, ia mengaku khilaf. Ia juga mengaku salah dalam hal ini.
Meski demikian, ia menyebut pernyataan itu lahir dari kekesalan terhadap kinerja security yang dianggap tidak mampu menekan pencurian sawit.
“Niatnya tidak ada pengancaman nyata, hanya agar security benar-benar bekerja. Kalau saya turun tangan, apa gunanya mereka di lapangan,” ujar VAN.
Diamnya Manajemen dan Risiko Reputasi BUMN
Hingga berita ini ditayangkan, Region Head PTPN IV Regional II Budi Susanto, Kabag Sekper & Hukum Muhammad Ridho Nasution, serta SEVP Operation I Mulianto belum memberikan tanggapan meski telah dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Selasa (28/4/2026).
Grup WhatsApp PTPN IV
Ujian Integritas PalmCo
Dugaan Ajakan Pembunuhan Security PTPN IV
Region Head PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) R
Asisten Personalia Kebun (APK) Bah Jambi
Institute Law and Justice (ILAJ)
| MERESAHKAN, Anggota Geng Motor Pakai Panah Nekat Serang Polisi yang Sedang Patroli, Warga Khawatir |
|
|---|
| LURAH Ngaku Terima 300 Ribu Urus Administrasi Warga, Tapi Bantah Pungli, Ngadu Polisi Gegara Viral |
|
|---|
| DAFTAR Lengkap 10 Jenazah Korban Kecelakaan Maut di Stasiun Bekasi Timur yang Sudah Diidentifikasi |
|
|---|
| SOSOK Audias Flores Silva alias El Jardinero, Bos Utama CJNG Kartel Narkoba, Ditangkap 500 Tentara |
|
|---|
| TERJADI Lagi Penyiksaan Anak di Daycare, Kini Pengasuh di Aceh Diperiksa, Ini Kata Pemilik Yayasan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/PTPN-4-Bah-Jambi.jpg)