Pabrik Mancis Terbakar

Polisi Targetkan 66,66 Persen Identifikasi Jenazah Korban Selesai Hari Ini

Peristiwa nahas merenggut 30 korban jiwa yang terjadi pada Jumat (21/6/2019) lalu

Polisi Targetkan 66,66 Persen Identifikasi Jenazah Korban Selesai Hari Ini
TRIBUN MEDAN / M FADLI TARADIFA
Keluarga korban memberi data tambahan untuk membantu proses identifikasi jenazah korban kebakaran pabrik mancis, Minggu (23/6/2019). 2 Lampiran 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Pascakebakaran yang terjadi di pabrik perakitan korek api gas di Jalan Tengku Amir Hamzah, Dusun IV, Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, perlahan menemui titik terang terkait identifikasi jenazah.

Peristiwa nahas merenggut 30 korban jiwa yang terjadi pada Jumat (21/6/2019) lalu, masih dalam proses identifikasi pihak kepolisian di RS Bhayangkara Medan, Jalan KH Wahid Hasyim, Minggu (23/6/2019).

Hal tersebut disampaikan langsung oleh
Kabid Dokkes Polda Sumut, Kombes Harianja.

Baca: MENGHARUKAN, Ayah Menangis Peluk Bantal Putrinya, Istri dan 2 Anak Rusmanto Tewas di Pabrik Mancis

Baca: Citra Histeris, Adiknya yang Menjadi Korban Kebakaran Pabrik Mancis Belum Berhasil Diidentifikasi

Tim DVI mengangkat peti jenazah korban kebakaran yang telah teridentifikasi di RS Bhayangkara, Medan, Sabtu (22/6/2019). Tujuh dari 30 korban kebakaran di Pabrik Mancis telah berhasil di identifikasi dan langsung dipulangkan ke rumah duka.
Tim DVI mengangkat peti jenazah korban kebakaran yang telah teridentifikasi di RS Bhayangkara, Medan, Sabtu (22/6/2019). Tujuh dari 30 korban kebakaran di Pabrik Mancis telah berhasil di identifikasi dan langsung dipulangkan ke rumah duka. (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)

Ia mengatakan pada hari ini, banyak kemajuan dari pada kemarin.

"Hal ini nanti akan disampaikan oleh Kabidhumas Polda Sumut secara resminya mungkin sore ini atau malam nanti. Khusus untuk merilis jenazah untuk teridentifikasi hari ini," ujarnya.

Mudah-mudahan, sambung polisi berpangkat Melati tiga di pundaknya ini, pada hari kedua pasca kebakaran tersebut, akan dicapai angka 66,66 persen.

"Ya semoga pada hari ini angka 66,66 persen dari seluruh korban akan diselesaikan. Semoga kiranya apa yang telah kami rapatkan untuk cross kata, mudah-mudahan akan terlaksana hari ini," jelasnya.

Namun demikian, lanjut Harianja, jika dituntaskan hari ini untuk keseluruhan, sepertinya belum bisa.

"Biasanya untuk proses ini memakan waktu seminggu, namun demikian, kalau memang bisa lebih cepat kenapa tidak. Makanya kami bekerja siang dan malam agar proses ini lebih cepat. Khusus di hari ini, berbagai cara kami tempuh baik dari visualisasi yang melibatkan pihak keluarga, terhadap pengenal-pengenalan properti yang digunakan korban. Maupun tanda-tanda medis yang ada," ungkapnya.

Tidak hanya melakukan pengenalan properti atau barang yang digunakan para korban, informasi yang dihimpun petugas juga melakukan identifikasi jenazah dengan pengenalan gigi, sidik jari maupun DNA.

"Untuk pengenalan dari gigi juga sangat membantu, sidik jari maupun DNA. Kalau sampel DNA sudah kita ambil. Untuk hasil DNA belum bisa kami rilis. Kondisi mayat hingga saat ini masih seperti biasa karena kami letak di lemari pendingin. Ya mudah-mudahan untuk proses identifikasi masih bisa lakukan. Untuk proses pembusukan mayat pasti terjadi. Kami masih mengkroscek data yang ada," pungkasnya.

Pantauan Tribun Medan di Posko Ante Mortem RS Bhayangkara Medan, masih dipadati oleh pihak keluarga korban.

Petugas satu persatu memberi informasi perkembangan yang telah terjadi. Terlihat juga petugas memanggil satu persatu keluarga korban.

(mft/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved