Dua Periode Jadi DPR RI dan 10 Bulan Jabat Rektor, Pelawak Qomar Ditahan Atas Pemalsuan Ijazah S2-S3

Perjalanan Karir Qomar, dari Guru, Pelawak, Politisi, Hingga Ditangkap Polisi karena Ijazah Palsu

Dua Periode Jadi DPR RI dan 10 Bulan Jabat Rektor, Pelawak Qomar Ditahan Atas Pemalsuan Ijazah S2-S3
Kolase Tribunnews.com
Pelawak Qomar dari masa ke masa 

Diduga memalsukan ijazah S2 dan S3, mantan pelawak sekaligus politikus Nurul Qomar harus berurusan dengan polisi.

////

TRIBUN-MEDAN.COM - Nurul Qomar,  pria yang pernah menjadi wakil rakyat di DPR RI selama dua periode tersebut  berurusan dengan kepolisian karena tersangkut masalah pemalsuan ijazah.

Saat ini dia ditahan di Mapolres Brebes karena diduga memalsukan ijazah S2 dan S3 untuk keperluan pencalonan rektor Universitas Muhadi Setiabudi, Brebes.

Qomar ditahan polisi sejak Senin (24/6/2019) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Kasat Reskrim Polres Brebes AKP Triagung Suryomicho saat dikonfirmasi membenarkan penahanan terhadap Nurul Qomar.

Pelawak tersebut terpaksa dijemput karena beberapa kali dipanggil tidak datang.

Menurutnya, Nurul Qomar merupakan tersangka kasus pemalsuan ijazah S2 dan S3.

Dia memalsukan ijazah tersebut sebagai syarat mencalonkan Rektor Universitas Muhadi Setiabudhi (Umus).

"Tersangka dilaporkan oleh Muhadi Setiabudhi terkait dugaan pemalsuan ijazah S2 dan S3 saat mencalonkan diri sebagai rektor," kata Kasat Reskrim.

Halaman
1234
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved