Pilpres 2019

JELANG Putusan Sidang MK atas Sengketa Pilpres, Refly Harun Berkabar Buruk untuk Kubu Prabowo-Sandi

JELANG Putusan Sidang MK atas Sengketa Pilpres, Refly Harun Berkabar Buruk untuk Kubu Prabowo-Sandi

JELANG Putusan Sidang MK atas Sengketa Pilpres, Refly Harun Berkabar Buruk untuk Kubu Prabowo-Sandi
Capture iNews TV
Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun mengatakan ada kabar buruk bagi calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengenai sidang sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK). (Capture iNews TV) 

JELANG Putusan Sidang MK atas Sengketa Pilpres, Refly Harun Berkabar Buruk untuk Kubu Prabowo-Sandi

TRIBUN-MEDAN.com - Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun mengatakan ada kabar buruk bagi calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengenai sidang sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Diberitakan TribunWow.com, hal tersebut disampaikan Refly dalam saluran YouTube iNews tv, Selasa (26/6/2019).

Refly memberikan pandangannya mengenai putusan MK dari segala sisi.

Menurutnya, mengabulkan permohonan sengketa pilpres tak lagi menjadi urusan mudah sejak MK tahun 2004.

"Mengabulkan permohonan itu hal yang tidak mudah apalagi dalam konteks pilpres yang kita tahu sejak 2004 satu permohonan, 2009 2 permohonan, 2014 1 permohonan itu ditolak dan tanpa dissenting opinion," paparnya.

"Kalau kita bicara tentang data statistik seperti ini memang sedikit kabar buruk bagi 02, itu satu."

Refly Harun dalam saluran YouTube iNews tv, Selasa (26/6/2019).
Refly Harun dalam saluran YouTube iNews tv, Selasa (26/6/2019). (Capture Youtube Official iNews)

Ia menyebutkan, MK dalam masa Mantan Ketua MK, Mahfud MD, merupakan MK yang paling substansif.

"Yang kedua, MK era Pak Mahfud, itu MK yang paling progresif, paling substansif, paling mengikuti dinamika masyarakat" kata Refly.

"Walaupun yang namanya MK, tidak boleh terpengaruh pada opini publik karena itu kode etik mereka," ungkapnya.

Halaman
1234
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved