Dua Bersaudara Perampok Kambuhan di Jalinsum Ditembak, Merajalela saat Libur Lebaran

Penangkapan kedua tersangka setelah mengambil sebuah tas yang terletak di dashboard mobil yang tengah melintas pelan milik Iwan Sahlan.

Dua Bersaudara Perampok Kambuhan di Jalinsum Ditembak, Merajalela saat Libur Lebaran
Tribun Medan/Mustaqom Indra Jaya
Doli Oloan (dua kiri) dan Herman (dua kanan) yang terkena luka tembak diapit Kapolsek Air Batu, Iptu Rianto dan Kanit Jatanras Polres Asahan Ipda Mulyoto di Puskesmas Pulau Rakyat, Sabtu (6/7/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Herman Syaputra (33) dan Rudi Oloan Simangungsong(31) warga Desa Sipaku Area, Kecamatan Air Batu, Asahan dihadiahi timah panas oleh petugas kepolisian Polsek Air Batu pada Sabtu (6/7/2019).

Tembakan dilakukan setelah kedua tersangka spesialis perampokan di Jalan Lintas Sumatera, Kabupaten Asahan, itu coba melarikan diri saat dilakukan pengembangan. Sebab, berdasarkan pengakuan pelaku, mereka telah lima kali melakukan aksinya dalam beberapa bulan terakhir.

Kapolsek Air Batu, Iptu Rianto menjelaskan bahwa penangkapan kedua tersangka setelah mengambil sebuah tas yang terletak di dashboard mobil yang tengah melintas pelan milik Iwan Sahlan.

Korban yang sadar langsung berteriak minta tolong sembari melakukan pengejaran hingga kedua tersangka berhasil diamankan yang kemudian dibawa ke Mapolsek Air Batu.

"Kemudian kami melakukan pengembangan ke TKP-TKP dimana para pelaku beraksi sebelumnya. Namun saat pengembangan itu, pelaku justru berusaha kabur ke daerah kebun-kebun, sehingga terpaksa diberikan tindakan tegas terukur," kata Rianto, Sabtu.

Lebih lanjut Rianto menyebutkan, kedua tersangka umumnya mengincar mobil pribadi yang melintas di Jalinsum Kisaran-Air Batu. Rata-rata target mereka adalah kendaraan yang terbuka kaca mobilnya.

"Modus para tersangka ini adalah mengicar kendaraan yang melintas di Jalinsum, mana kala terlihat mobil dengan kaca terbuka akan dibuntuti. Ketika ada kesempatan, tersangka akan mengambil dengan paksa," sebutnya

Atas perbuatannya, mereka dikenakan Pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan.

Berdasarkan pengakuan, Herman, ia bersama sepupunya Doli Oloan telah lima kali beraksi di Jalinsum Kisaran-Air Batu.

"Sebelum Lebaran ada tiga kali. Hape yang tergeletak dan ada kesempatan kami sambar," ungkap Herman sembari meringis saat berada di Puskesmas Pulau Rakyat. (ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved