Mantan Ketua OKP Samsul Tarigan Besok akan Diperiksa Soal Kasus Galian C Ilegal

"Ini sudah panggilan kedua. Besok, Samsul akan diperiksa sebagai tersangka di Polda Sumut," kata

Mantan Ketua OKP Samsul Tarigan Besok akan Diperiksa Soal Kasus Galian C Ilegal
HO
Galian C yang berada di Kota Binjai. 

TRIBUN-MEDAN.com - Samsul Tarigan mantan ketua salah satu OKP di Kota Binjai, dijadwal untuk diperiksa oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut, Selasa (9/7/2019) besok.

Sebelumnya, Samsul mangkir dari pemanggilan pertama yang dijadwalkan diperiksa pada Jumat pekan lalu.

"Ini sudah panggilan kedua.

Besok, Samsul akan diperiksa di Polda Sumut," kata Direktur Reskimsus Polda Sumut, Kombes Rony Samtana, Senin (8/7/2019).

Samsul diperiksa sebagai saksi atas penguasaan dan pengelolaan lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PTPN 2 menjadi tambang galian C yang berlokasi di Desa Tunggurono Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, Sumatera Utara.

Samsul diduga menguasai dan mengelola lahan eks HGU.

Apalagi, lokasi tambang galian C tersebut tidak memiliki IUP, IUPR dan IUPK sebagaimana dimaksud dalam pasal 158 UU RI No. 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

Kemudian Melakukan Usaha Tanpa Memiliki Izin Lingkungan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 109 UU RI No.32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Samsul telah dinonaktifkan dari jabatannya sebagai ketua salah satu OKP di Binjai, pekan lalu.

Pemecatan Samsul dari kursi ketua OKP itu disinyalir sebagai akibat dari kasus ini.

Rony menjelaskan bahwa pihaknya telah memeriksa sejumlah orang, salah satunya Putra Tarigan, adik Samsul. Kepada polisi, Putra mengaku bahwa tambang galian C itu merupakan miliknya.

"Dia mengaku memiliki galian C itu.

Diturunkan dari abangnya, Syahrul yang sudah meninggal dunia," bebernya.

Masih kata Rony, penguasaan lahan dan tambang ilegal tersebut terus didalami kepolisian.

"Putra hingga kini masih berstatus sebagai saksi dan kemungkinan akan kembali diperiksa untuk mengembangkan kasus," tutup Rony. (mak/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved