59 Kg Sabu Masuk dari Luar Negeri Diamankan Polda Sumut, Empat Pelaku Ditembak

Puluhan Kg sabu tersebut sebelumya masuk dari negara Malaysia, yang dipasok dari negara Taiwan, Myanmar, dan juga China.

59 Kg Sabu Masuk dari Luar Negeri Diamankan Polda Sumut, Empat Pelaku Ditembak
TRIBUN MEDAN/SOFYAN AKBAR
Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Khusin Dwihananto saat memaparkan kasus penyelundupan narkotika di pelataran DitNarkoba Polda Sumut, Kamis (11/10/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Polda Sumut mengungkap upaya penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 59 KG dari luar negeri ke wilayah Sumut.

Puluhan Kg sabu tersebut sebelumya masuk dari negara Malaysia, yang dipasok dari negara Taiwan, Myanmar, dan juga China.

DirNarkoba Polda Sumut Kombes Pol Hendri Marpaung mengatakan dari 59 Kg Sabu tersebut pihaknya turut mengamankan 7 tersangka, masing-masing RS, A, MAA, R alias T, J, S dan H.

"Dari ketujuh tersangka, empat diantaranya yakni RS, MAA, S dan H harus diberi tindakan tegas terukur di kakinya karena berupaya melarikan diri,"ujarnya kepada wartawan didampingi Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin dan Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, Kamis (11/7/2019).

Penangkapan pertama, sambung Hendri, dilakukan terhadap RS di Jalan Iskandar Muda, Medan Petisah, tepatnya di rumah makan Simpang Raya, Minggu (27/6/2019) pukul 12.00 WIB.

Darinya diperoleh barang bukti 3 Kg sabu yang dikemas dalam plastik teh warna hijau emas Guan yin wang.

"Hasil interogasi, diketahui bahwa RS berangkat dari Tanjungbalai bersama tersangka A menggunakan Kereta Api. Sehingga dilakukan pengejaran dan penangkapan terhadap A di Hotel Transit Jalan Gajah Mada, Petisah,"terangnya.

Saat diperiksa, RS dan A mengaku masih ada menyimpan 7 bungkus sabu lagi di Tanjungbalai. Selanjutnya petugas langsung berangkat ke Tanjungbalai dan menemukan 7 Kg sabu berbungkus teh Guanyingwang.

"Tersangka A mengaku menerima 10 Kg sabu itu dari orang yang tidak dikenal atas suruhan U (DPO) di daerah Bagan Asahan,"ujarnya.

Saat dilakukan pengembangan di kota Tanjung Balai, aku Hendri, RS mencoba melarikan diri. Sehingga terhadapnya diberi tindakan tegas terukur di kaki sebelah kiri.

Halaman
12
Penulis: Sofyan Akbar
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved