Abang Ipar Saksi Prabowo di Sidang MK Tewas Ditembus Peluru BNN, Ini Kronologinya!

“Sampai mau meninggal itu, Yasin terus nyebut, salah kami apa ya Allah?" kata Sulaiman.

Tayang:
Penulis: M.Andimaz Kahfi |
HO
KontraS Sumut saat menerima laporan pengaduan keluarga korban yang diduga salah tembak. 

Sehingga kami panik,” ujarnya.

Menurut BNN, tim mereka menemukan mobil Avanza M Yasin Cs di wilayah Deliserdang.

Tim BNN berupaya menghentikan mobil, namun Avanza masih berupaya melarikan diri.

Avanza disebut menabrak dan berupaya mencelakai serta membahayakan petugas.

Mobil M Yasin dkk memilih arah lain dan ditembaki saat kejar-kejaran lantaran diadang, mobil memilih jalur lain dengan berbelok ke kanan. Mobil BNN terus mengejar mereka.

Tiba-tiba terdengar suara tembakan.

Penumpang dalam Avanza semakin panik.

Tembakan itu, mengenai pelipis M Yasin yang duduk paling belakang.

“Kami makin panik di dalam itu.

Makanya semua kebingungan,” ungkapnya.

Sulaiman tak tahu pasti berapa kali tembakan dilepaskan.

Mereka terus berupaya kabur karena masih mengira itu kawanan begal.

“Kepala Sofyan Hidayat juga berdarah.

Makanya kami langsung tancap gas ke arah Jalan Perhubungan, Lau Dendang,” bebernya.

Sampai di sana, ada mobil lainnya yang mengadang.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved