Tribun Wiki

Putu Bambu Asia Sudi Mampir di Jalan Asia, Terkenal Sejak Tahun 1969

Putu Bambu Asia Sudi Mampir yang terletak Jalan Asia, simpang Jalan Lampung, Kota Medan, selalu ramai dengan pembeli.

Putu Bambu Asia Sudi Mampir di Jalan Asia, Terkenal Sejak Tahun 1969
Tribun Medan/Aqmarul Akhyar
Putu Bambu Asia Sudi Mampir berjualan sejak tahun 1962 di Jalan Asia Simpang lampung Kota Medan, hari Senin (22/7/2019 

TRIBUN-MEDAN.com - Putu Bambu Asia Sudi Mampir sudah ada sejak tahun 1969 di Kota Medan. Sekarang, usaha Putu Bambu ini dijalankan oleh generasi kedua.

Putu Bambu Asia Sudi Mampir yang terletak Jalan Asia, simpang Jalan Lampung, Kota Medan, selalu ramai dengan pembeli. 

Putu Bambu yang setiap hari buka pada pukul 17.30 WIB sampai pukul 24.00 WIB ini juga sering dikunjungi wisatawan luar negeri yaitu Singapura, Malaysia dan China, Hongkong, Thailand, serta Vietnam.

Di antara wisatawan luar negeri yang berkunjung dan mencicipi putu bambu tersebut, yang paling banyak adalah wisatawan dari China. 

Tak hanya itu saja, ternyata ramainya pengunjung Putu Bambu Asia Sudi Mampir karena sebagian pembeli ingin bernostalgia di masa kecilnya. Karena, dahulu punya cerita, ketika masih kecil orang tuanya sering membawa untuk membeli Putu Bambu tersebut.

Kembali pada masa lalu, Putu Bambu Asia Sudi Mampir ini hanya bernamakan usaha Putu Bambu saja. Tidak memakai atau mengandrungi nama "Asia Sudi Mampir".

Seiring waktu berjalan, Putu Bambu tersebut laris dan berkembang pesat. Kemudian, dibuatlah nama Putu Bambu Asia Sudi Mampir pada tahu 1980-an, nama Asia karena orang-orang mengetahuinya nama jalan tempat jualan Putu Bambu tersebut. Kalau Sudi Mampir, merupakan nama yang diberi oleh pemiliknya yaitu kedua orang tua pemilik Putu Bambu sekarang, Irfansyah Tanjung.

Dalam hal ini juga diceritakan juga bahwa Puti Bambu Asia Sudi Mampir ini berasal dari Kota Tebingtinggi. Awal mulanya, nenek dari Ifansyah merupakan orang Sumatera Barat dan merantau ke Kota Tebingtinggi.

Setelah sampai di Tebingtinggi, nenek Ifransyah berjualan Putu Bambu dan orang tua Irfansyah melanjutkan berjualan di Kota Medan tepatnya di Jalan Asia, Simpang Lampung, Kota Medan. Kemudian sekarang, Putu Bambu Asia Sudi Mampir, Irfansyah lah yang meneruskan.

Putu Bambu ini merupakan kue tradisional dan melekat ditelinga masyarakat Medan dengan sebutan Putu Bambu. Sementara, Putu Bambu ini merupakan Kue putu yang bahasanya berasal dari bahasa Jawa, yaitu puthu.

Putu bambu
Putu bambu (Tribun Medan/Aqmarul Akhyar)
Halaman
12
Penulis: Aqmarul Akhyar
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved