Menang Telak 66,4 Persen, Boris Jhonson Terpilih jadi Perdana Menteri Inggris
Mantan Wali Kota London itu meraih kemenangan telak 66.4 persen mengalahkan pesaingnya, Menteri Luar Negeri Jeremy Hunt.
Bagi politisi dengan gaya rambut acak itu, keputusan rakyat Inggris melakukan Brexit sesuai referendum 2016 adalah pilihan yang harus dihormati dan dijalankan.
Johnson dijadwalkan dilantik oleh Ratu Elizabeth II Rabu sore waktu setempat (24/7/2019), dan bakal segera menjabat setelah itu.
Sesudah itu, dia bakal menyampaikan pidato pertamanya di luar kediaman resmi PM Inggris 10 Downing Street tatkala selesai dilantik Ratu Elizabeth.
Pengumuman kabinent baru rencananya bakal disampaikan malam harinya di mana pengambilan sumpah kabinet dijadwalkan Kamis sore (25/7/2019).
Para loyalis Johnson seperti Liz Truss, Gavin Williamson, serta Iain Duncan Smith yang tergabung di tim kampanyenya dikabarkan gencar melobi untuk mengamankan kursi menteri.
Begitu juga dengan mantan pesaing seperti Menteri Dalam Negeri Sajid Javid, Menteri Kesehatan Matt Hancock, maupun Menteri Lingkungan, Pangan, dan Urusan Perkotaan Michael Gove.
Namun, tak semua politisi Tory, julukan Partai Konservatif, bakal berusaha bergabung ke dalam pemerintahan Johnson.
Di antaraya adalah Menteri Keuangan Philip Hammond, Menteri Kehakiman David Gauke, serta Menteri Pembangunan Internasional Rory Stewart.
Mereka telah menyatakan rencana pengunduran diri karena posisi politik yang berseberangan dengan Johnson. Terutama mengenai no deal Brexit.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Boris Johnson Terpilih sebagai Perdana Menteri Baru Inggris"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/perdana-menteri-terpilih-inggris-boris-johnson.jpg)