News Video

Kondisi Terkini Arjun Adipati, Dokter: Kondisi Bayi bukan Lagi Gawat Darurat tetapi Sudah Terlambat

Dokter Penanggungjawab pasien dr Erjan Fikri menjelaskan, bayi yang lahir dengan usus terburai keluar, merupakan kalainan yang tidak bisa dicegah

TRIBUN MEDAN / M FADLI TARADIFA
Gunawan menunjukkan foto anaknya yang masih menjalani perawatan intensif di RSUP Adam Malik, Rabu (24/7/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Kondisi terkini bayi tanpa dinding perut yang bernama Arjun Adipati sangat mengkhawatirkan.

Dokter Penanggungjawab pasien dr Erjan Fikri menjelaskan, bayi yang lahir dengan usus terburai keluar, merupakan kalainan yang tidak bisa dicegah. Tapi, bisa diketahui dini.

"Jadi ketika ibunya hamil datang periksa ke dokter kandungan, itu bisa diperiksa pakai antenatal care namanya. Di USG ketahuan itu.

Nah, kalau ketahuan ada kelainan gini, itu nanti akan dilahirkan secara operasi caesar.

Tidak lagi melalui jalan normal bawah karena itu infeksi sekali," ucap dr Erjan Fikri, Kamis (25/7/2019).

Tonton videonya;

Ayo subscribe channel YouTube Tribun MedanTV

Kondisi Bayi Arjun Mengkhawatirkan, Dokter RS Adam Malik Sebut Usus Bengkak dan Lambung Koyak

Butuh Uluran Tangan, Bayi Arjun Adipati Tak Punya Dinding Perut, Isi Perutnya Keluar

Ia juga menuturkan, begitu selesai dilahirkan melalui caesar maka usus akan dimasukkan melalui jalur operasi oleh dokter bedah dengan catatan usus belum bengkak.

"Ini sudah bengkak, udah koyak lambungnya, udah infeksi karena udah lewat dari bawah," ujar dr Erjan Fikri.

Alhasil karena sudah infeksi itu, tim dokter harus menunggu sampai infeksinya turun.

Apalagi, berat badan si bayi sangat rendah 1600 gram.

"Kondisi bayi bukan lagi gawat darurat tetapi juga sudah terlambat.

Belum diketahui secara pasti apa penyebabnya karena jika ada penyebab bisa dicegah namun yang ini belum diketahui," pungkas dr Erjan Fikri.

Arjun Adipati, bayi yang lahir dengan kelainan yaitu kondisi usus terburai menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik, Kamis (25/7/2019).

Gunawan Syahputra, ayah dari Arjun, saat dihubungi Tribun melalui telepon, mengatakan, Arjun diperkirakan menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 16.00 WIB.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved