Tanggapan Ali Mochtar Ngabalin dan FPI jika Jokowi tak Perpanjang Izin Ormas FPI, Videonya
Tanggapan Ali Mochtar Ngabalin dan FPI jika Jokowi tak Perpanjang Izin Ormas FPI, Videonya
Tanggapan Ali Mochtar Ngabalin dan FPI jika Jokowi tak Perpanjang Izin Ormas FPI, Videonya
TRIBUN-MEDAN.COM - Tanggapan Ali Mochtar Ngabalin dan FPI jika Jokowi tak Perpanjang Izin Ormas FPI, Videonya.
//
Baca: Nasib Jakarta, Jokowi Pastikan Ibu Kota Baru Pindah ke Kalimantan, Tanggapan Pengamat Tata Kota
Baca: Lirik & Cara Download Lagu MP3 Senorita Shawn Mendes ft. Camila Cabello, Link Download Video MP4

Presiden Jokowi buka kemungkinan pemerintah tak akan perpanjang izin atau Surat Keterangan Terdaftar (SKT) Organisasi Masyarakat (Ormas) milik Front Pembela Islam (FPI).
Jokowi menyatakan, izin tersebut dapat tidak diperpanjang jika FPI tak sejalan dari aspek keamanan dan ideologi.
"Ya, tentu saja, sangat mungkin. Jika pemerintah meninjau dari sudut pandang keamanan dan ideologi, menunjukkan bahwa mereka tidak sejalan dengan negara," kata Jokowi kepada AP sebagaimana dilansir dari VOA pada Minggu (28/7/2019).
Pernyataan Jokowi itu sontak menimbulkan polemik.
Pihak FPI menilai pernyataan Jokowi tersebut bernuansa politis.
Menurut Ketua Bantuan Hukum FPI Sugito Atmo Prawiro, pemerintah semestinya hanya memperhatikan faktor-faktor hukum dalam mempertimbangkan perpanjangan izin FPI.
"Terkait dengan statement Bapak Presiden, kami hargai itu, tapi ini saya kira politis, bukan yuridis. Ini kan sangat politis, bukan pertimbangan-pertimbangan hukum lain, yang lazim, normal, dan wajar," kata Sugito kepada Kompas.com, Senin (29/7/2019)
Pemerintah lantas dituding mempersulit FPI untuk mengurus perpanjangan surat izin.
Mengenai hal tersebut, Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Ali Mochtar Ngabalin buka suara.
Mulanya Ali Ngabalin menepis pandangan yang menilai pemerintah mempersulit FPI.
Hal tersebut disampaikan saat Ali Ngabalin hadir sebagai narasumber di acara Apa Kabar Indonesia, TV One.
"Hmm tidak, regulasinya ada kebebasan berpendapat berserikat normal saja," kata Ali Ngabalin sambil sibuk bermain dengan ponselnya.
"Setiap orang berhak berkumpul dan mengemukan pendapat, normal saja ada undang-undangnya," tambahnya.
Ali Ngabalin lantas membeberkan langkah-langkah yang harus ditempuh FPI untuk memdapatkan perpanjangan izin.
"Tinggal kawan-kawan dari FPI membuat program munasnya, membuat susunan pengurus baru, melaporkan terhadap hasil munas," kata Ali Ngabalin.
Ali Ngabalin menilai pernyataan Jokowi tersebut tak cuma ditujukan untuk FPI semata.
Namun untuk seluruh organisasi yang ada di Indonesia.
"Karena pernyataan bapak presiden itu memberikan isyarat kepada seluruh organisasi masa tidak saja Islam, atau elemen apapun," jelas Ali Ngabalin.
"Organinasi yang bertentangan dengan pancasila yang tidak berhak ada di republik ini," katanya mengulangi pernyataan Jokowi.
Ali Ngabalin lantas menegaskan pemerintah tak mungkin mengambil sikap yang dapat merugikan bangsa dan republik Indonesia.
Ia menilai segala perundangan-undangan terkait mengurus perpanjangan surat izin organisasi sudah ada sejak sebelum Jokowi menjabat sebagai presiden.
"Pemerintah ini tidak mungkin dzalim kepada bangsa dan republik ini," ucap Ali Ngabalin.
"Jokowi jadi presiden ya sudah ada undang-undangnya," tambahnya.
SIMAK VIDOENYA:
Dianggap politis
FPI menilai pernyataan Jokowi tersebut bernuansa politis.
Ketua Bantuan Hukum FPI Sugito Atmo Prawiro mengatakan, pemerintah semestinya hanya memperhatikan faktor-faktor hukum dalam mempertimbangkan perpanjangan izin FPI.
"Terkait dengan statement Bapak Presiden, kami hargai itu, tapi ini saya kira politis, bukan yuridis. Ini kan sangat politis, bukan pertimbangan-pertimbangan hukum lain, yang lazim, normal, dan wajar," kata Sugito kepada Kompas.com, Senin (29/7/2019).
Sugito pun membantah bahwa FPI selama ini bertentangan dengan Pancasila.
Ia pun mempertanyakan pernyataan Jokowi tersebut.
Menurut Sugito, pernyataan Jokowi tersebut merupakan akibat dari aktivitas FPI yang kerap mengkritik pemerintah.
"Ini hak setiap orang untuk mengkritisi jadi jangan sampai beda pendapat, beda politik, beda pilihan terus itu menjadi alasan untuk tidak memperpanjang SKT-nya FPI," ujar Sugito.
Sugito menambahkan, pihaknya akan menghormati apa pun hasil perpanjangan izin FPI selama itu didasari oleh pertimbangan-pertimbangan yuridis, bukan politis.
Baca: Akhirnya Terungkap Sosok Pria Bertopi yang Makan Kucing Hidup-hidup, Tonton Videonya di Sini
Baca: Nasib Jakarta, Jokowi Pastikan Ibu Kota Baru Pindah ke Kalimantan, Tanggapan Pengamat Tata Kota
Baca: Insiden Pesawat Militer Jatuh di Permukiman, Warga Ungkap Ledakan Mengerikan, 15 Orang Tewas
Tanggapan Ali Mochtar Ngabalin dan FPI jika Jokowi tak Perpanjang Izin Ormas FPI, Videonya
Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com
Tanggapan Ali Mochtar Ngabalin dan FPI jika Jokowi tak Perpanjang Izin Ormas FPI, Videonya