Berita Viral

DEMO Ricuh, Anggota DPR WHF hingga Pakai Pelat Sipil, Ahmad Sahroni: Pulang Ribet,Ke Mana-Mana Susah

Demo ricuh, anggota DPR diimbau bekerja dari rumah atau work from home (WFH) dan pakai pelat sipil. Ahmad Sahroni mengaku pulang ribet dan susah mau

Instagram @ahmadsahroni88
DIKECAM MASYARAKAT- Ahmad Sahroni, politisi NasDem dikecam masyarakat karena statemen orang tolo sedunia. Hal itu disampaikan Ahmad Sahroni merespon adanya pihak yang meminta DPR RI dibubarkan. 

TRIBUN-MEDAN.COMDemo ricuh, anggota DPR diimbau bekerja dari rumah atau work from home (WFH) dan pakai pelat sipil.

Adapun Sekretariat Jenderal DPR mengimbau agar pegawai bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

Imbauan itu tertuang dalam surat edaran bernomor 2797/SEKJEN/08/2025 tertanggal 27 Agustus 2025 yang beredar pada Kamis pagi.

Surat itu menjelaskan, seluruh pegawai dianjurkan melaksanakan tugas kedinasan dari rumah pada 28 Agustus, dengan alasan adanya aksi unjuk rasa buruh di depan gedung DPR.

Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar belum memberikan konfirmasi terkait surat tersebut.

Namun, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni membenarkan adanya kebijakan WFH.

“Oh iya, diimbau memang iya,” kata Sahroni, Kamis.

Menurut dia, langkah itu diambil demi keselamatan pegawai.

Ia menyinggung pengalaman pada unjuk rasa sebelumnya, di mana sejumlah pegawai kesulitan keluar dari Kompleks Parlemen karena kondisi ricuh.

Baca juga: BRIMOB Polda Metro Jaya Sebut Tak Sengaja Lindas Ojol Affan Kurniawan hingga Tewas

“Karena kan kita enggak mau gini, ada hal-hal mungkin orang sudah masuk, susah keluar kayak kemarin. Pulang ribet, ke mana-mana susah. Makanya diimbau untuk WFH,” ujar dia.

Sahroni juga meminta agar massa tetap menyampaikan aspirasi secara damai.

“Imbauan saya, sebagai pimpinan Komisi III, jaga damai.

Demo ini disalurkan aspirasinya secara bijak. Jangan sampai ada yang menunggangi demo,” tutur dia.

Baru-baru ini Ahmad Sahroni dikecam usai mengatakan siapa saja boleh mengkritik DPR RI. Namun tidak boleh mencaci maki berlebihan, karena bisa merusak mental.

"Mental manusia yang begitu adalah mental manusia tertolol sedunia. Catat nih, orang yang cuma mental bilang bubarin DPR, itu adalah orang tolol sedunia," kata Ahmad Sahroni saat kunjungan kerja di Polda Sumut, Jumat (22/8/2025).

Halaman
123
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved