Palas, Harimau yang Ditangkap di Desa Hutabargot Berangsur Pulih, Tidak Diserahkan ke Kebun Binatang

Saat ditangkap petugas, kondisi Palas memang dalam keadaan terluka karena terkena jeratan pemburu.

Tayang:
Penulis: M.Andimaz Kahfi |
Instagram @mongabayid
Kondisi terkini harimau sumatera yang ditangkap warga Padang Lawas (Palas), Sumatera Utara. 

TRIBUN-MEDAN.com - Kondisi seekor harimau sumatra yang diamankan petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) di Desa Hutabargot, Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padanglawas, Sumatera Utara, pada bulan lalu mulai berangsur pulih.

Beberapa hari setelah ditangkap petugas pada Selasa (16/7/2019) lalu, harimau jantan bernama Palas yang kerap masuk di pemukiman warga itu menjalani operasi untuk melepas sling atau kawat jerat pada kaki depan bagian kanan.

"Saat ditangkap petugas, kondisi Palas memang dalam keadaan terluka karena terkena jeratan pemburu," kata Kepala Bidang Teknis BBKSDA Sumut, Irzal Azhar, Jumat (2/8/2019).

Harimau itu kini dalam pengawasan ketat Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya (PRHSD) di Padang, Sumatera Barat.

Proses monitoring harimau Palas hampir rampung pascaoperasi. Monitoring terhadap harimau itu sendiri dilakukan selama 14 hari setelah operasi.

"Saat ini kondisinya mulai membaik. Jaringan yang terluka atau rusak sudah mulai tumbuh," bebernya.

Begitupun, pemantauan terhadap harimau itu masih akan terus dilakukan hingga jaringan yang terluka benar-benar sembuh.

Setelah dinilai mampu dan kuat untuk memburu mangsa di hutan, harimau itu akan kembali dilepasliarkan.

Azhar belum berani memastikan kapan harimau itu dilepas kembali. Hutan tempat dilepas juga belum bisa dipastikan.

"Pasti nanti akan dilepas ke hutan kembali. Tak perlu direhabilitasi lagi karena harimau itu sudah liar sejak awal," ujarnya.

Dia juga menampik isu yang beredar bahwa harimau itu telah diserahkan ke salah satu kebun binatang yang ada di Lampung.

"Hoaks itu. Saat ini harimau itu masih dalam tahap monitoring setelah operasi melepas sling," jelasnya.

Sebelumnya, harimau Palas berhasil ditangkap petugas setelah menjebaknya dalam kerangkeng besi yang dipasang di perladangan warga.

Harimau ini ditangkap petugas kerena diduga kerap masuk ke pemukiman dan beberapa kali menyerang warga.

Harimau ini diduga merupakan harimau yang berkonflik dengan manusia akhir-akhir ini.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved