Pastikan Kesiapan Hewan Kurban, Dinas Pertanian dan Peternakan Karo Kunjungi Kandang
Matehsa K Purba, mengungkapkan kegiatan ini dilakukan untuk mengecek persiapan dan ketersediaan jumlah sapi untuk memenuhi permintaan kurban
Penulis: Muhammad Nasrul |
TRIBUN-MEDAN.com, SIMPANGEMPAT - Jelang lebaran Idul Adha, Dinas Pertanian dan Peternakan Karo, melakukan pengecekan hewan ke peternak sapi di Desa Sirumbia, Kecamatan Simpang Empat, Rabu (7/8/2019).
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Karo Matehsa K Purba, mengungkapkan kegiatan ini dilakukan untuk mengecek persiapan dan ketersediaan jumlah sapi untuk memenuhi permintaan kurban di Kabupaten Karo.
"Kita mengecek kesiapan untuk Lebaran Idul Adha, kita melihat langsung kesiapan apakah sapi-sapi yang ada di peternakan dan penampungan mencukupi kebutuhan hewan kurban di Kabupaten Karo," ujar Matehsa saat mengecek sapi di Desa Sirumbia, Kecamatan Simpang Empat, didampingi Kabid Peternakan Herni Peranginangin.
Matehsa mengatakan, berdasarkan catatan dari Dinas Pertanian dan Peternakan, pada tahun lalu total permintaan sapi untuk kebutuhan qurban di Kabupaten Karo berjumlah 234 ekor. Dirinya menyebutkan, pada tahun ini diperkirakan permintaan akan meningkatkan dibandingkan tahun lalu.
Namun, setelah pihaknya melakukan pengecekan di beberapa peternak dan penampungan, mereka melihat ternyata pasokan sapi di Kabupaten Karo masih mencukupi.
"Tahun lalu kebutuhan hewan qurban di Kabupaten Karo itu sebanyak 234 ekor sapi, dan kambing sekitar 500 ekor. Pada tahun ini mungkin ada peningkatan. Untuk itu kita langsung melihat ke peternak dan penampungan, dan kita lihat ternyata melebihi kebutuhan, jadi sudah tidak ada kendala lagi," ungkapnya.
Baca: Jelang Idul Adha, 7.900 Lembu dan 300 Kambing Sudah Diperiksa Dinas Pertanian dan Perikanan Medan
Baca: Intip Penampakan Mike Tyson, Sapi Kurban Jokowi yang Tidur Pakai Karpet Berharga Jutaan
Baca: Jelang Idul Adha, 7.900 Lembu dan 300 Kambing Sudah Diperiksa Dinas Pertanian dan Perikanan Medan
Mantan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Karo itu menjelaskan, selain mengecek ketersediaan pasokan, mereka juga melihat apakah kondisi sapi-sapi tersebut layak untuk dijadikan hewan kurban. Dirinya mengungkapkan, untuk hewan seperti sapi yang dijadikan hewan qurban harus dalam kondisi sehat dan tidak ditemukan cacat di tubuhnya.
"Kalau sapi itu harus dalam keadaan sehat. Seperti matanya harus jernih, tidak ada cacat, tidak boleh ada kekurangan. Setelah tadi kami berkeliling, ternyata semuanya dalam kondisi sehat dan layak dijadikan hewan qurban," katanya.
Dirinya menyebutkan, pada tahun ini pihaknya mendata ada sebanyak 100 titik tempat pemotongan hewan kurban.
Namun, lokasi terbanyak berada di Kecamatan Kabanjahe, sebanyak 17 titik.
Ia mengatakan, langkah pemantauan hewan pada Lebaran Idul Adha ini tak hanya dari segi peternak saja. Karena nantinya, pihaknya juga akan melakukan pengecekan dan pemantauan ke titik-titik pemotongan hewan kurban.
Mulai dari pengecekan kondisi tempat pemotongan, hingga setelah hewan-hewan disembelih pihaknya akan melihat apakah daging-daging yang dibagikan dalam kondisi layak konsumsi.
"Lebaran kan hari Minggu ya, jadi hari Sabtu akan kita cek kesiapan lokasi-lokasi pemotongan yang sudah kita ketahui. Nantinya kita juga menempatkan petugas untuk berada di lokasi tersebut.
Tak hanya itu, pada saat pemotongan juga kita hadir untuk memastikan kondisi daging yang dibagikan kepada masyarakat terjamin," ucapnya.
Seorang peternak yang saat itu ditemui oleh tim dari Dinas Pertanian dan Peternakan Karo Imanuel Sembiring, mengaku memang dirinya bersama peternak-peternak lainnya sudah siap menyambut lebaran Idul Adha.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kepala-dinas-pertanian-dan-peternakan-karo-matehsa-k-purba.jpg)