Video Pemakaman KH Maimun Zubair (Mbah Moen) di Arab, Berikut Daftar Riwayat Hidupnya

Riwayat Hidup KH Maimun Zubair atau Mbah Moen - Anggota DPRD 7 Tahun, Pimpin Pesantren.

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
nu.id
Kiai Haji Maemoen Zubair (Mbah Moen) semasa hidupnya. 

"Mekkah mendung

Ada rintik hujan

Mentari bak rembulan

Selamat jalan Mbah Maimoen..," tulisnya.

Selain itu, Lukman Hakim Saifuddin juga membagikan foto langit Mekkah yang mendung mengiringi jenzah Mbah Moen.

"Maut al-'alim
Maut al-'alam
Berpulangnya ulama
Duka semesta

(Mekkah, 06/08/19, 08.18)," tulisnya.

Tak hanya itu, netizen yang tengah berada di Mekkah pun memposting video suasana di Arab Saudi yang mendung dan diguyur hujan.

Video itu dibagikan oleh akun @munawar_am, Selasa.

Tampak pada video yang dipostingnya, langit di Mekkah mendung diselimuti kabut.

"Langit Kota Mekkah pagi ini, Innalilahi wa Inna ilaihi Raji'un... Innalilahi wa Inna ilaihi Raji'un... ," katanya sambil terisak.

Tampak beberapa atap bangunan di video itu tertutup kabut.

"Langit Kota Makkah pagi ini.... Mendung dan berkabut.... Innalilahi wa Inna ilaihi Raji'un...

#MbahMaimunZuberWafat," tulisnya.

Tak hanya itu, ia juga membagikan video Kabah diguyur hujan rintik-rintik pada subuh tadi.

Tampak di video, ribuan orang tampak mengelilingi Kabah.

Telihat hujan rintik mengguyur Kabah dan jamaah yang hendak melaksanakan ibadah shalat subuh.

Hujan rintik pun tampak tak menyurutkan para jamaah untuk melaksanakan ibadah shalat.

"Dan.... Subuh tadi, Ka'bah dan kota Makkah memang diguyur Hujan.... Masya Allah..," tulisnya.

Video itu juga dikomentari oleh menantu Gus Mus, yakni Ulil 
Abshar.

Ia menyebut kalau fenomena itu menandakan kalau Mbah Moen adalah wali Allah.

Ia pun bersaksi bahwa Mbah Moen adalah ahli surga.

"Mbah Maimoen Zubair adalah wali Allah. Saya bersaksi, beliau min ahlil jannah," tulisnya.

Riwayat Hidup KH Maimun Zubair - Anggota DPRD 7 Tahun, Pimpin Pesantren

Kiai Haji Maimun Zubair meninggal dunia dalam usia 90 tahun saat melakukan rangkaian ibadah haji pada Selasa (6/8/2019).

Kabar ini kemudian dibenarkan oleh Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan Arsul Sani.

"Iya, saya mendapat kabar dari Mekkah," ucap Arsul Sani seperti dikutip dari Kompas.com.

Kabar itu didapat langsung dari putra Mbah Maimun, yaitu Taj Yasin yang juga merupakan wakil gubernur Jawa Tengah.

"Dikonfirmasi putra Beliau, Gus Yasin, Wagub Jateng," kata Arsul.

Riwayat Hidup Maimun Zubair

Dikuti dari Wikipedia, Kyai Haji Maimun Zubair lahir di Rembang, Jawa Tengah, 28 Oktober 1928.

KH Maimun Zubair adalah seorang ulama dan politikus Indonesia.

Ia merupakan Pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang.

Di dunia politik, KH Maimoen Zubair menjabat sebagai Ketua Majelis Syariah Partai Persatuan Pembangunan hingga ia meninggal dunia hari ini, 6 Agustus 2019.

Maimun Zubari pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Rembang selama 7 tahun.

Setelah berakhirnya masa tugas, KH Maimun Zubair mulai berkonsentrasi mengurus pondok pesantrennya.

Meski fokus mengurus pesantren, tenaga dan pikirannya masih dibutuhkan oleh negara sehingga ia diangkat menjadi anggota MPR RI utusan Jawa Tengah selama tiga periode.

Dari sumber lainnya, Laduni.id menulis Mbah Maimoen memiliki 10 orang anak (delapan putra dan 2 putri), salah satunya Gus Yasin yang saat ini menjabat Wakil Gubernur Jawa Tengah.

Berikut ini 10 anak KH Maimun Zubair:

1. KH Abdullah Ubab
2. KH Gus Najih
3. KH Majid Kamil
4. Gus Abd. Ghofur
5. Gus Abd. Rouf
6. Gus M. Wafi
7 . Gus Yasin
8. Gus Idror
9. Sobihah (mustofa aqil)
10. Rodhiyah (Gus Anam)

Menuntut Ilmu di Mekah dan Jawa

Pada usia 21 tahun, KH Maimun Zubair menuntut ilmu ke Mekkah.

Perjalanan ini diiringi oleh kakeknya, KH Ahmad bin Syu’aib.

KH Maimun Zubair menimba ilmu dari ulama-ulama ternama seperti Sayyid Alawi bin Abbas Al Maliki, Syekh Al-Imam Hasan Al-Masysyath, Sayyid Amin Al-Quthbi, Syekh Yasin bin Isa Al- Fadani dan Syekh Abdul Qodir Almandily.

Kembali dari Mekkah, KH Maimun Zubair kembali menuntut pada ulama-ulama besar di tanah Jawa saat itu.

Pada usia muda, kira-kira 17 tahun, KH Maimun Zubair sudah hafal kitab-kitab nadzam, diantaranya Al-Jurumiyyah, Imrithi, Alfiyyah Ibnu Malik, Matan Jauharotut Tauhid, Sullamul Munauroq serta Rohabiyyah fil Faroidl.

Juga kitab-kitab fiqh madzhab Asy-Syafi’I, seperti Fathul Qorib, Fathul Mu’in, Fathul Wahhab dan lain sebagainya.

Pesantren Al-Anwar Sarang

Pada tahun 1967, KH Maimun Zubari mendirikan Pondok Pesantren Al-Anwar.

Sekitar 2008, KH Maimun Zubair kembali mendirikan Pondok Pesantren Al-Anwar 2 di Gondan Sarang Rembang, yang kemudian diserahkan pengasuhannya kepada putranya KH Ubab Maimun.

Pesantren Al-Anwar yang berada di kampung Karangmangu Sarang, Rembang, Jawa Tengah, ini mulanya sebuah kelompok pengajian yang dirintis KH Ahmad Syuaib dan KH Zubair Dahlan (ayahanda KH Maimun Zubair).(*)

Artikel ini dikompilasi dari tribunnewsbogor.com dengan judul Video Kabah Diguyur Hujan dan Mekkah Diselimuti Kabut Hari Ini, Ulil Abshar: Mbah Moen Ahli Surga, Video Rizieq Shihab Hadiri Pemakaman Mbah Moen, Menantunya Ikut Angkat Jenazah KH Maimun Zubair

Sumber: Kompas.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved