Terungkap dari Buku Catatan Penyebab Mahasiswi S3 USU Nekat Bunuh Diri, Pacar Tuntut Pihak Kampus

Mahasiswi S3 USU Bunuh Diri karena Tak Tahan Diejek Temannya di Kampus dan Pembunuhan Mahasiswi Universitas Quality Berastagi Belum Terungkap.

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD NASRUL
Seorang warga melihat lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) pembunuhan seorang mahasiswi di Gang Sempurna, Desa Sumber Mufakat, Kabanjahe, Kabupaten Karo, Selasa (25/6/2019) lalu. 

“Saya berharap kejadian ini menjadi pengingat betapa pentingnya menghormati perbedaan di sana.

Dan untuk menghindari hubungan seperti ini.

Dan saya juga berharap dapat membantu keluarga di Malaysia dengan keadaan mereka secara finansial."

/////

Kasus Pembunuhan Mahasiswi Universitas Quality Berastagi Belum Terungkap

Sementara itu, Sudah lebih satu bulan kasus pembunuhan terhadap mahasiswi Universitas Quality Berastagi bernama Sri Muliati, belum juga terungkap.

Kasat Reskrim Polres Tanah Karo AKP Ras Maju Tarigan mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan proses penyelidikan.

"Belum ada, masih kita lidik terus ini," ujar Ras Maju, saat dikonfirmasi via seluler, Rabu (7/8/2019).

Dirinya mengungkapkan, mulai dari kasus tersebut pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang saksi.

Di antaranya, teman dekat korban, tetangga, serta teman di tempat Sri berkuliah.

"Sudah ada beberapa orang yang kita periksa, tapi memang belum ada yang mengarah ke situ. Kita masih melakukan pendalaman terus ini," katanya.

Dirinya mengungkapkan, dari beberapa orang yang telah diperiksa pihaknya sempat mencurigai salah satu orang yang diduga teman dekat korban.

Namun, setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan ternyata pria tersebut tidak terbukti.

"Masih tertutup semua, jadi kemarin sudah ada yang kita curigai sampai kita bawa ke Mabes untuk mengecek IPnya, tapi belum terbukti juga. Kita sempat curigai teman dekat dia berinisial AT, ada juga lima orang yang kita amankan, tapi belum bisa kita buktikan. Ini nanti memang masih ada satu orang lagi yang mau kita lidik," ungkapnya.

Saat ditanya perihal tanda-tanda yang mengarah seperti sidik jari, dirinya menyebutkan pihaknya hanya mendapati sidik jari korban di dalam TKP.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved