5 Fakta Kapolsek Dikeroyok di Tengah Jalan oleh Bandar Narkoba dan 20 Anak Buahnya Pakai Sajam
Bandar narkoba di Marindal, Kota Medan, bersama 20 orang anak buahnya nekat melakukan perlawanan terhadap aparat kepolisian.
Penulis: M.Andimaz Kahfi | Editor: Juang Naibaho
2. Sembunyi di Toilet Rumah Tetangga
Satresnarkoba dan Tim Pegasus Polrestabes Medan yang mendapat informasi Kapolsek Patumbak dianiaya bandar narkoba, langsung turun tangan. Tim Polrestabes menyeser tersangka di seputaran kediamannya.
Tak butuh waktu lama, Anggi akhirnya berhasil dibekuk saat berusaha bersembunyi di toilet atau kamar mandi milik seorang warga.
Petugas menemukan barang bukti 5 plastik klip berukuran sedang berisi sabu, 5 plastik klip berukuran kecil berisi sabu, timbangan elektrik ratusan plastik dan uang Rp 300 ribu hasil penjualan narkoba.
3. Ditembak tapi Masih Coba Kabur
Anggi kemudian dibawa untuk dilakukan pengembangan mencari barang bukti lainnya. Setibanya di Jalan Marindal, belakang Pabrik Alumex, tersangka melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri.
"Kita sudah memberikan beberapa kali tembakan peringatan ke udara namun tidak diindahkan. Petugas akhirnya terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak tersangka," kata Kasat Narkoba Polrestabes Medan AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo.
Bukannya menyerahkan diri, tersangka yang sudah dalam posisi terluka justru melompat ke parit. Tersangka yang sudah tak berdaya kemudian dibawa polisi ke RS Bhayangkara Medan untuk mendapatkan perawatan.
Setelah beberapa jam dirawat tersangka akhirnya tewas
Baca: VIRAL VIDEO Oknum Guru Lecehkan Siswa, Diikat dan Dipaksa Hubungan Intim, Perbuatan tak Senonoh
Baca: Kronologi Pembunuhan di Sampali Percut, Dalianto Gorok Leher, Tusuk 15 Kali Abang Ipar hingga Tewas
4. Seminggu Jual 1 Kg Sabu
Kasat Narkoba Polrestabes Medan AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo mengatakan, Anggara alias Anggi termasuk bandar besar di Kota Medan.
Polisi sendiri sudah sejak lama memasukkan nama Anggara aalias Anggi dalam daftar target operasi (TO).
Sepak terjangnya mengedarkan barang haram pun telah meresahkan warga sekitar kediaman rumahnya, di kawasan Marindal.
Bahkan, Anggi bisa menjual sabu-sabu sebanyak 1 kilogram seminggu.
"Tersangka A sudah lama jadi target operasi. Dia ini lihai, karena dalam seminggu ia bisa menjual setengah sampai satu kilogram sabu," urainya.