Turis asal Belanda Kaget Dapat Makan Gratis di Masjid Raya Al-Mashun Medan

Aksi Cepat Tanggap Sumatera Utara (ACT Sumut) berkolaborasi dengan BNI Syariah cabang Medan adakan Kenduri kurban.

TRIBUN MEDAN/Risky Cahyadi
Turis Asal Belanda Jan (62) ikut menikmati santapan kurban dalam acara kenduri kurban yang dilaksanakan oleh Aksi Cepat Tanggap Sumatera Utara (ACT Sumut) berkolaborasi dengan BNI Syariah Cabang Medan. 

TRIBUN-MEDAN.com - Berkah di hari raya Idul Adha kembali dirasakan oleh masyarakat dan pengunjung Masjid Raya Al-Mashun Jalan Sisingamangaraja Nomor 61, Kecamatan Medan Kota, Senin (12/8/2019).

Pasalnya Aksi Cepat Tanggap Sumatera Utara (ACT Sumut) berkolaborasi dengan BNI Syariah cabang Medan adakan Kenduri kurban dan sediakan ratusan porsi daging kurban siap santap yang diolah menjadi sup dan kari.

Lantunan nyanyian nasyid menambah hikmat suasana, terlihat ratusan masyarakat mengantri mendapatkan jatah makanan.

Uniknya seorang turis Asal Belanda, Jan (62) ikut serta mengantri ingin mencicipi hidangan.

Baca: Pengunjung Masjid Al-Mashun Terkejut Senang Bisa Langsung Santap Daging Kurban

"Saya ke Indonesia ingin menjelajahi pulau Sumatera, saya sampai kemarin dan ini pertama kali saya ke Masjid Al-Mashun.

Saya sangat tergejut dapat makanan gratis di sini orang-orang mengundang saya untuk datang dan mencicipinya," katanya.

Pasangan turis asal Brazil Renan dan Raphaella menyantap daging kurban bersama warga di halaman Masjid Raya, Medan, Sumatera Utara, Senin (12/8/2019).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Pasangan turis asal Brazil Renan dan Raphaella menyantap daging kurban bersama warga di halaman Masjid Raya, Medan, Sumatera Utara, Senin (12/8/2019).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI (Tribun Medan/Riski Cahyadi)

Ia mengaku tidak mengetahui adanya tradisi Idhul Adha, Ia hanya mengaku datang ke masjid karena ingin melihat gedung bersejarah di Medan, sehingga melihat adanya momen ini Ia mengaku sangat senang.

"Saya tidak tau ada acara semacam ini, saya hanya datang dengan tujuan berwisata ke tempat sejarah dan menemukan hal ini membuat saya tergejut, setelah saya mencicipi makannya ternyata lezat, saya suka makanan Indonesia rasa rempahnya gurih dan pedas," katanya.

Pasangan turis asal Brazil Renan dan Raphaella menyantap daging kurban bersama warga di halaman Masjid Raya, Medan, Sumatera Utara, Senin (12/8/2019).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Pasangan turis asal Brazil Renan dan Raphaella menyantap daging kurban bersama warga di halaman Masjid Raya, Medan, Sumatera Utara, Senin (12/8/2019).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI (Tribun Medan/Riski Cahyadi)

Ia mengaku sudah pernah menginjakkan kaki dibeberapa wilayah di Indonesia seperti Jawa, Bali, dan juga beberapa kali urusan kerja di Jakarta, namun ini kali pertama Ia ke Sumatera.

"Terimakasih banyak, masyarakatnya sangat ramah mereka mendatangi saya menawarkan makanan gratis, bayak orang bilang kepada saya agar jangan menghabiskan waktu lebih dari 24 jam di Medan tapi ini sudah hari kedua, dan saya rasa ini lebih indah daripada orang-orang bilang pada saya," katanya.

Menurut Yessi Oktaviana Head of Marcom ACT Sumut, tujuan santap kurban bersama atau kenduri kurban ialah kurban bukan hanya secara pribadi saja, melainkan banyak manfaat disamping untuk ibadah pribadi kita masing-masing.

"Nah, kita adakan kenduri kurban ini, kita ingin memberikan kepada masyarakat bahwa, kita tidak hanya mendistribusikan daging kurban, tetapi kita bisa langsung mengelola daging tersebut untuk bisa langsung dinikmati masyarakat sekitaran Kota Medan yang ada di Masjid Raya Al Mashun ini," ucap Yessi.

Yessi juga menuturkan, dalam acara kenduri ini juga melibatkan warga sekitar untuk membantu mensukseskan acara ini, dan dapat merasakan kenikmatan daging kurban ini.

"Kegiatan ini bukan baru yang pertama kali saja dilakukan.

Tahun kemarin sudah pernah. Hanya saja berbeda nama. Tahun lalu dapur kurban namanya. Kita sediakan 1500 porsi. Dari yang datang kita lihat hampir 500 an lebih masyarakat hadir," ucap Yessi.

(cr21/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved