Warga Langkat Gempar Temukan Mayat Terkubur, Pelaku Dilumpuhkan Polisi dengan Dua Tembakan

Kasat Reskrim Polres Langkat, AKP Teuku Fathir Mustafa dikonfirmasi memohon waktu untuk proses gelar perkara.

Tayang:
Penulis: Dedy Kurniawan |
Istimewa
Kolase foto korban dan pelaku 

Pelaku sudah kami amankan.

Lebih lanjut nanti gelar perkara ya.

Jadi, masih nunggu kapolres bentar, beliau masih ada kegiatan.

Saya upayakan abis ashar," katanya melalui pesan WhatsApp.

AKP Fathir menjelaskan RW selama hilang dua pekan, sulit ditemukan karena sudah dikubur pelaku di dalam tanah berlumpur, lalu ditutup karung goni. RW akhirnya bisa ditemukan karena kondisi hujan.

Sehingga tanah penguburan terbuka, kepala korban pun muncul ke permukaan, ditambah lagi bau tercium oleh warga sekitar sangat menyengat.

"Begitu ditemukan kami penyelidikan, gak berselang lama kami sudah mengumpulkan bukti-bukti dan ciri-ciri pelaku.

Setelah cukup bukti, penangkapan dilakukan pada Minggu (11/8/2019) di Dusun 5 Desa Sumberjaya, Serapit, Langkat.

Pelakunya mengerucut ke Dedek Sahputra (21), korban RW (17)," kata Kasat Reskrim AKP Teuku Fathir Mustafa, Senin (12/8/2019) di Mapolres Langkat.

Dede dicokok ketika beraktivitas bakar-bakar ikan di malam takbiran Idul Adha.

Saat disergap petugas Unit Reskrim Polres Langkat, Dede terus berkilah dan membantah melakukan pembunuhan terhadap RW, bahkan Dede melawan petugas dan berupaya melarikan diri.

"Dia ditangkap pas bakar-bakar ikan pada malam takbiran.

Dia awalnya gak mau mengaku, terus melawan petugas bahkan mau lari sambil melawan, sehingga dilakukan tindakan tegas terukur.

Terus dia dilarikan ke RS Putri Bidadari Langkat," jelas AKP Teuku Fathir Mustafa.

Hasil interogasi petugas di Mapolres Langkat, Dede Syahputra berdalih tega membunuh RW karena kesal, korban terus berutang alasan berobat orang tua dan tidak tepat janji.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved