TERUNGKAP Oknum Polisi Bripka IAD Jadikan Gadis Usia 19 Tahun sebagai Pemuas Syahwat Selama 4 Tahun

TERUNGKAP Oknum Polisi Bripka IAD Jadikan Gadis Usia 19 Tahun sebagai Pemuas Syahwat Selama 4 Tahun

TERUNGKAP Oknum Polisi Bripka IAD Jadikan Gadis Usia 19 Tahun sebagai Pemuas Syahwat Selama 4 Tahun
Ilustrasi 

TERUNGKAP Oknum Polisi Bripka IAD Jadikan Gadis Usia 19 Tahun sebagai Pemuas Syahwat Selama 4 Tahun

TRIBUN MEDAN.com - Oknum anggota kepolisian Bripka IAD (40) diproses Propam Polres Tapin, Kalimantan Selatan, karena diduga menjadikan gadis yang kini berusia 19 tahun itu sebagai pemuas syahwatnya.

Aksi bejat itu ternyata sudah dilakukan oknum polisi tersebut selama 4 tahun terakhir.

Dikutip dari Surya, Bunga (bukan nama sebenarnya), warga Kecamatan Bungur, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, diduga selama 4 tahun jadi budak nafsu oknum anggota Polri.

Korban dipaksa melayani nafsu syahwat oknum yang juga seorang pelatih silat tersebut.

Jika menolak permintaan itu, oknum polisi itu mengancam akan menyebarkan foto tak senonoh gadis tersebut.

Diduga, perbuatan bejat itu dilakukan oknum polisi saat bertugas di Polres Tapin, Kalimantan Selatan.

Baca: Anak SD Ngamuk Ditilang Polantas, Banting Helm dan Adang Mobil Polisi hingga Timbulkan Kemacetan

Baca: Sosialita Ini Gelapkan Rp 2,1 Miliar demi Jalani Hidup Foya-foya Selama 3 Tahun, Kini Masuk Penjara

Baca: Detik-detik Aksi Jambret di Medan, Korban Terhempas ke Aspal hingga Kesulitan Berjalan

Baca: Artis Sinetron Rio Refran Ditangkap Lagi Terkait Kasus Narkoba

Ditemui di kediamannya, Bunga didampingi ayahnya, AS, menceritakan apa yang dialaminya selama empat tahun tersebut.

Diceritakan korban, awal perkenalan korban dengan pelaku Bripka IAD yang saat itu bertugas di Polsek Bungur, terjadi saat pelaku menjadi pelatih silat.

Korban yang masih di bawah umur itu menganggap pelaku sebagai orang tua angkatnya sendiri.

Halaman
123
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved