USU Duduki Peringkat ke 13 Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia 2019, Target 10 Besar di Tahun 2020

Alhamdulilah, USU berhasil masuk dalam klaster 1 daftar pemeringkatan perguruan tinggi non vokasi seluruh Indonesia 2019

Penulis: Ayu Prasandi |
Tribun Medan /Ayu Prasandi
USU Duduki Peringkat ke 13 Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia 2019, Target 10 Besar di Tahun 2020. 

5 klaster perguruan tinggi

Melansir ristekdikti.go.id, pada tahun ini, Kemenristekdikti mengeluarkan hasil klasterisasi perguruan tinggi dalam dua (2) kategori yaitu kategori Perguruan Tinggi Non-Vokasi (pendidikan akademik), yang terdiri dari Universitas, Institut, dan Sekolah Tinggi, dan kategori Perguruan Tinggi Vokasi, yang terdiri dari Politeknik dan Akademi.

Kemenristekdikti kembali mengumumkan klasterisasi dan pemeringkatan perguruan tinggi Indonesia tahun 2019 pada Jumat (16/8/2019) Gedung D <a href='https://medan.tribunnews.com/tag/kemenristekdikti' title='Kemenristekdikti'>Kemenristekdikti</a>, Senayan, Jakarta.

Kemenristekdikti kembali mengumumkan klasterisasi dan pemeringkatan perguruan tinggi Indonesia tahun 2019 pada Jumat (16/8/2019) Gedung D Kemenristekdikti, Senayan, Jakarta.(DOK. KEMENRISTEKDIKTI)

Perguruan Tinggi Non-Vokasi dengan jumlah sebanyak 2.141 perguruan tinggi di bawah Kemenristekdikti diperoleh 5 (lima) klaster perguruan tinggi Indonesia dengan komposisi

Klaster 1 berjumlah 13 perguruan tinggi

Klaster 2 berjumlah 70 perguruan tinggi

Klaster 3 berjumlah 338 perguruan tinggi

Klaster 4 berjumlah 955 perguruan tinggi

Klaster 5 berjumlah 765 perguruan tinggi 

Indikator penilaian Pemeringkatan Perguruan Tinggi 2019 berfokus pada indikator atau penilaian yang berbasis Output - Outcome Base, meliputi:

Kinerja Input: 15 persen

Proses: 25 persen

Kinerja: output 25 persen

Outcome: 35 persen

“Dengan perubahan penilaian kinerja perguruan tinggi dari tahun-tahun sebelumnya, diharapkan perguruan tinggi didorong untuk lebih menekankan produk atau luaran pendidikan tinggi yang berkualitas yaitu dengan pemberian bobot output yang lebih besar dari bobot input,” ungkap Dirjen Kelembagaan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Patdono Suwignjo.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved