Pemandian Air Panas Sidebuk-debuk, Tempat Terbaik Melepas Penat di Tanah Karo

Mulai dari hargai Rp 150 ribuan sampai Rp 250 ribuan. Kemudian, wisatawan juga bisa membeli baju hangat serta merchandise Berastagi.

TRIBUN MEDAN/M NASRUL
Wisatawan melepas penat dengan berendam di kolam air berenang Sidebuk-Debuk, Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka, Minggu (10/2/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com,KARO - Siapa yang tak mengenal Sidebuk-debuk, merupakan kawasan destinasi wisata di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Namun, dari banyaknya tempat destinasi wisata di Karo, pemandian air panas menjadi tempat yang paling favorit.

Hampir setiap hari menjelang malam hari dan pagi dini hari, tempat tersebut selalu ramai dikunjungi para wisatawan.

Apalagi menjelang hari libur, para wisatawan membeludak mengunjungi Pemandian Air Panas Sidebuk-debuk.

Pemandian ini terletak di kawasan Doulu, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Pemandian Air Panas di Berastagi sudah ada kurang lebih tahun 1990-1998.

Di kawasan tersebut, terdapat puluhan tempat Pemandian Air Panas yang buka setiap hari selama 24 jam.

Untuk memasuki kawasan tersebut, para wisatawan dikutip uang distribusi senilai Rp 5000 perorang.

Kemudian, untuk biaya masuk ke dalam tempat Pemandian Air Panas dikutip bayaran senilai Rp 10.000 per orang.

Masing-masing tempat Pemandian Air Panas di kawasan tersebut, menyediakan belasan kolam Pemandian Air Panas.

Air panas yang dikolam merupakan mata air belerang dari kaki Gunung Sibayak.

Oleh sebab itu, setiap wisatawan mandi di kolam Pemandian Air Panas tersebut, badan para wisatawan melekat dengan bau belerang.

Namun, konon katanya air tersebut merupakan obat untuk penyakit kulit, seperti, penyakit kulit alergi atau gatal-gatal.

Selain menjadi obat bagi kulit dan membersihkan kulit. Air belerang dengan suhu yang panas juga bisa menghangatkan badan wisatwan dari dinginya udara malam di Berastagi.

Nah, jadi wajar saja kawasan tersebut ramai pada saat malam hari dan pagi dini hari. Di pemandian ini juga wisatawan dapat menikmati kuliner, seperti nasi khas Karo dan Mie Rebus.

Untuk wisatawan yang ingi menginap, di kawasan tersebut juga banyak tempat menginap seperti motel-motel kecil.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved