Setelah Diperiksa Polisi Malaysia 10 Jam hingga Dini Hari, Akhirnya Zakir Naik Minta Maaf!

Zakir Naik, selesai memberi keterangan kali kedua kepada polisi selama 10 jam di Kantor Polisi Bukit Aman, Kualalumpur, Selasa (19/8/2019) dini hari.

Setelah Diperiksa Polisi Malaysia 10 Jam hingga Dini Hari, Akhirnya Zakir Naik Minta Maaf!
freemalaysiatoday.com
#Setelah Diperiksa Polisi Malaysia 10 Jam hingga Dini Hari, Akhirnya Zakir Naik Minta Maaf! Zakir Naik meninggalkan kantor polisi Bukit Aman, Kualalumpur, Malaysia, Selasa (20/8/2019) dini hari 

#Setelah Diperiksa Polisi Malaysia 10 Jam hingga Dini Hari, Akhirnya Zakir Naik Minta Maaf

TRIBUN-MEDAN.COM - Polisi Malaysia untuk kedua kalinya memeriksa penceramah kontroversial Zakir Naik atas dugaan pernyataannya yang dipandang tidak peka terkait hubungan antar ras di negara multi-etnis tersebut.

Pengacaranya, Akberdin Abdul Kader mengatakan bahwa Naik "diperiksa polisi" untuk hari kedua pada hari Senin (19/08) setelah ditangkap minggu lalu.

Melansir www.freemalaysiatoday.com, Zakir Naik, selesai memberi keterangan kali kedua kepada polisi selama 10 jam di Kantor Polisi Bukit Aman, Kualalumpur, Selasa (19/8/2019) dini hari.

Zakir Naik, 54 tahun itu, meninggalkan Kantor Polisi Bukit Aman naik Toyota Innova pada pukul 1.30 pagi.

Hingga Kamis (15/8/2019), kepolisian sudah menerima 115 laporan terhadap Zakir Naik.

Usai diperiksa, Zakir Naik, meminta maaf atas salah paham yang timbul akibat ucapannya.

Baca: Rela Makan Mie Instan Sebulan demi Beli Kado Mahal untuk Ultah Teman, Wanita ini Malah Tak Dianggap

Baca: Ini Dia Tujuh Rekrutan Baru PSMS Medan Menatap Putaran Kedua

"Saya rasa saya perlu mohon maaf kepada semua pihak yang tersinggung karena salah paham ini," ujarnya sambil menambahkan tidak mempunyai niat berbuat demikian.

Dalam permintaan maafnya, Zakir Naik mengatakan ia bukan seorang yang rasis dan pernyataannya diambil di luar konteks untuk menimbulkan ketegangan masyarakat.

"Menjadi misi saya untuk menyebarkan keamanan ke seluruh dunia.

Malangnya, saya perlu berhadapan dengan pengkritik yang mencoba menghalangi saya dalam menjalankan misi saya.''

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Sumber: bbc
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved