Tingkatkan Pelatihan Profesional Pengembangan SDM, NTU Academy Jalin Kerja Sama UHN dan APINDO

Karena era revolusi industri 4.0 integrasi pemanfaatan teknologi dan internet yang begitu canggih dan masif

TRIBUN MEDAN/NATALIN SINAGA
Managing Director of NTU Academy, Dr. Agus Susanto Tan SH, CN, MM, MBA bersama Rektor Universitas HKBP Nommensen (UHN), Dr Haposan Siallagan SH MH, Wakil Ketua Apindo Sumut Ng Pin Pin, didamping Sekretaris Apindo Sumut, Laksamana Adiyaksa saat penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di NTU Academy di Grand Jati Juction, Jalan Perintis Kemerdekaan No.3-A, Medan. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN-
Guna meningkatkan pelatihan profesional untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM), Nasional Tetap Unggulan (NTU) Academy menjalin kerjasama dengan Universitas HKBP Nommensen (UHN) dan APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia) Sumatera Utara, hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU), Kamis (22/8/2019).

Dalam kata sambutannya, Managing Director of NTU Academy, Dr. Agus Susanto Tan SH, CN, MM, MBA mengatakan
pesatnya perkembangan teknologi era evaluasi industri 4.0 sangat berpengaruh terhadap karakter pekerjaan yang ada saat ini, dimana ketrampilan dan kompetensi menjadi hal pokok yang perlu diperhatikan.

"Karena era revolusi industri 4.0 integrasi pemanfaatan teknologi dan internet yang begitu canggih dan masif juga sangat mempergaruhi adanya perubahan perilaku dunia usaha dan dunia industri, perilaku masyarakat dan konsumen umumnya. Hal inilah latar belakang hadirnya NTU Academy di Grand Jati Juction, Jalan Perintis Kemerdekaan No.3-A, Medan," ucap Agus, Kamis (22/8/2019).

Diakuinya, NTU Academy menyediakan pelatihan profesional untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM), sertifikasi khusus untuk pelatihan, pembelajaran dan pengembangan profesional yang mencari cara untuk meningkatkan kinerja bisnis melalui metode pelatihan yang inovatif dan kolaboratif.

Sertifikasi ini tidak hanya memberikan keterampilan dan alat yang diperlukan untuk meningkatkan manajemen kinerja, tetapi juga membangun industri pelatihan. Sertifikasi biasanya membahas bidang keahlian khusus termasuk instruktur pengiriman pelatihan, pengembang desain, fasilitator pembelajaran online, dan lainnya.

"NTU Academy itu education center, language center dan coworking space. NTU Academy didirikan untuk membantu SDM di dunia industri memiliki kompetensi yang unggul dan mempunyai kinerja yang tinggi untuk menjawab tantangan revolusi industri 4.0," ucapnya.

Ia menjelaskan karakteristik di era revolusi industri tersebut meliputi digitalisasi, optimation dan customization produksi, otomatis dan adaptasi, interaksi antara manusia dengan mesin, value added service and bussiness, automatic data exchange and communication serta penggunaan teknologi informasi.

"Oleh karena itu, dunia pendidikan dan industri harus linked matched applicable dan mampu mengembangkan strategi transformasi industri dengan mempertimbangkan sektor sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidangnya," katanya.

Di pusat bahasa, NTU Academy menghadirkan pelatihan bahasa asing ke bahasa Indonesia, dan bahasa Indonesia ke bahasa asing. Bantuan bahasa dalam penulisan makalah ilmiah dalam bentuk artikel jurnal, tesis, disertasi, prosiding dan sebagainya.

"Kita juga menyediakan coworking space, ruang kantor yang bisa disewakan melalui kami. Banyak sekali bisnis, terutama dari kaum milenial itu menghadirkan startup bisnis, sehingga mereka tidak perlu lagi memiliki kantor yang besar, cukup dengan kantor kecil juga bisa melakukan bisnis," ucap Agus.

Setiap minggunya, NTU Academy akan menghadirkan banyak training, pelatihan dan workshop.

"Kami melaksanakan kerjasama dengan perguruan tinggi untuk mengadakan program pendidikan formal di NTU ini. Seminar dan pelatihan secara cuma-cuma akan kita berikan dan ada juga mata kuliah khusus," katanya.

Tak hanya itu saja, hal menarik lainnya, bagi siswa yang memiliki jiwa entrepreneur, NTU Academy akan memberikan modal usaha. "Mereka harus bikin proposal dan kita akan evaluasi," ungkapnya.

Sistem perkuliahan sarjana dan
pascasarjana juga dapat dilakukan dengan sistem online, sehingga mahasiswa bisa belajar dimana saja.

Dalam kesempatan yang sama, Tutor of NTU Academy, Prof. Ir. H. Zulkarnain Lubis menambahkan perlu penyambung antara dunia usaha dengan dunia industri, atau dunia usaha dengan dunia perguruan tinggi. Perguruan tinggi harus berubah, atau SMA nya juga harus berubah sehingga perlu S1 yang plus.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved