Valentino Rossi Angkat Bicara soal Pembatalan Penalti Saat Sesi FP2 MotoGP Inggris
MotoGP Inggris yang berlangsung di Sirkuit Silverstone, diprediksi bakal menjadi pertarungan sengit antara Marc Marquez versus Valentino Rossi
"Motornya tidak terasa seperti ketika melewati area hijau, biasanya Anda menyadarinya, seperti yang saya alami di GP Belanda,” kata Rossi dilansir Kompas.com dari Motorsport.
Baca: Inilah Motif Perwira Polwan Kompol Christiaty Kirim Miras ke Mahasiswa Papua saat Aksi Demo
Baca: Kasatpol PP yang Diancam Tembak Kombes Iwan Eka Ternyata Alumni Akabri 87, Leting Kapolri dan Kasad
Pebalap berjuluk The Doctor itu berpendapat bahwa pengaturan garis pembatas itu tidak ideal karena garis putih berakhir tiba-tiba.
"Jika dapat memperpanjang garis putih itu, mungkin akan lebih mudah bagi steward untuk tidak terus-terusan mengecek apakah kami melewati garis hijau atau tidak," tutur Rossi.
“Dengan menggunakan aspal, Anda membuatnya lebih aman, tetapi masalah muncul ketika pebalap mulai memanfaatkan area itu,” kata dia.
"Ini seperti teknologi hawk-eye di tenis. Jika Anda menyentuh garis putih artinya masuk, jika tidak artinya keluar. Bagaimana pun, ini peraturan yang bagus," sambungnya.
Setelah pertemuan Komisi Keselamatan dengan para pembalap, FIM Steward memperpanjang jalur keluar belokan Chapel menjadi 30 meter lebih panjang.
Seperti dikutip dari laman MotoGP, langkah ini dibuat untuk menghindari adanya penalti yang tidak adil.
Pelebaran jalur keluar tikungan tampaknya membantu Valentino Rossi lebih fokus dengan kecepatannya.
Saat latihan bebas ketiga, dia bertengger di posisi kedua. Rossi bahkan sempat memuncaki FP3 dengan waktu 1 menit 58,693 detik.
Namun, Quarataro yang tengah on-fire membuat Rossi tergeser ke urutan kedua.
Baca: Miris Ayah di Tangerang Bopong Pulang Jenazah Anaknya karena Puskesmas Tolak Antar Pakai Ambulans!
Baca: Firasat Calon Istri Lettu Angga Pradipta yang Jadi Korban Laka Maut Sehari Jelang Pernikahan
Quartaro memuncaki FP3 sekaligus mempertajam rekor waktu lap tercepat di trek sepanjang 5,9 km itu dengan torehan 1 menit 58,547 detik.
Berkat pembatalan penalti itu, Rossi tetap bertahan di posisi 10 besar untuk hasil gabungan latihan bebas dan akhirnya tetap bisa bersaing di Kualifikasi 2 (Q2) pada Sabtu (25/8/2019).
Sesuai peraturan MotoGP, pebalap yang berhasil menempati posisi 10 besar pada FP1 hingga FP3 berhak bersaing memperebutkan pole position melalui Q2.
Rossi pun nyaris merebut pole position pada sesi kualifikasi.
Namun, pebalap Italia itu harus rela memulai balapan MotoGP Inggris dari urutan kedua karena dikalahkan Marc Marquez (Repsol Honda) pada kualifikasi.(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "MotoGP Inggris 2019, Rossi Komentari Penalti yang Menimpanya di FP2"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/motogp-tunggangi-yzr-m1-pengakuan-dan-tekad-vakentino-rossi-jelang-balapan-motogp-ceko-2019.jpg)