News Video

Air Parit Meluap ke Rumah-rumah Warga, Diduga Berasal dari Hotel di Parapat Ini

H Manurung Deputi Manajer Hotel Niagara ketika ditemui di hotelnya membantah tudingan warga.

Penulis: Arjuna Bakkara |
TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Kondisi air parit yang meluap ketika hujan turun di Jalan Merdeka, Parapat, Selasa (27/8/2019). Luapan air tersebut diduga warga berasal dari Hotel Niagara. 

TRIBUN-MEDAN, PARAPAT - Air meluap dari parit hingga membasahi rumah warga tepatnya di Jalan Merdeka, Kelurahan Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Selasa (27/8/2019).

Pardo Sinaga, warga setemat menuding Hotel Niagara yang sudah 30 tahun berdiri megah di Kota Parapat tersebut menjadi penyebabnya

"Airnya itu berasal dari Hotel Niagara," tuturnya.

Pardo Sinaga, warga yang tidak jauh berdomisili dari Hotel Niagra, berjarak hanya sekitar 500 meter. Tepatnya di Jalan Merdeka, Kelurahan Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon.

Kata Pardo, air parit yang meluber ketika hujan turun itu bercampur air limbah Hotel Niagara. Dia menuding pihak hotel sengaja membuka keran limbah pada saat hujan turun.

"Pengolahan air limbahnya kami pikir masih belum profesional. Buktinya masih berdampak langsung ke kami di sekitar ini, cuman selama ini kami hanya bisa menahan diri hingga tak tahan lagi," sebut Pardo Sinaga yang hanya ratusan meter tinggal dari Hotel Niagara tersebut.

Pardo mewakili warga mengaku resah terhadap luapan air yang diyakininya berasal dari hotel Niagara terdebut. Debit air terkadang meluap ke permukaan jalan dan membanjiri pekarangan rumah hingga meresap.

Dijelaskannya, pada air yang meluap kadang terdapat kandungan tinja. Air berwarna kusam, berbau tinja.

Frandus tinggal tidak jauh dari pintu gerbang keluar dan masuk hotel. Dia mengaku kerap menyaksikan air mengalir dari parit yang tiba-tiba meluap menjelang hujan.

"Hanya hotel yang ada di puncak, tapi asal hujan mulai turun tiba-tiba meluap air dari parit yang baunya luar biasa,"jelasnya.

Terkait hal itu, beberapa waktu lalu H Manurung Deputi Manajer Hotel Niagara ketika ditemui di hotelnya membantah tudingan warga. Manurung menyebut, hotel yang dia tangani telah mengolah limbah dengan baik.

"Itu tidak benar, hotel ini sudah mengolah limbah dengan baik," jelasnya.

Disinggung lebih jauh terkait limbah kemana dialirkan dan bagaimana mekanisme pengolahan, Manurung tidak berkomentar banyak. Namun, dia mengaku siap dan bersedia jika dilakukan pengujian kadar limbah melalui uji laboratorium.

Sebelumnya, Camat Girsang Sipangan Bolon, Eva Suryati Uliarta Tambunan mengatakan telah mendengar cuitan warga tentang sejumlah hotel yang justru meresahkan warga. Atas hal itu, dirinya mengaku akan segera melakukan Sidak untuk memeriksa ijin hingga AMDAL hotel bersangkutan.

"Dalam waktu dekat, kami akan Sidak melihat bagaimana tata kelola limbah hotel, ijin dan AMDALNya," ujar Eva.

(jun/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved