Universitas Methodist Indonesia Targetkan Seluruh Mahasiswa Miliki Sertifikasi Keahlian
Tidak diragukan Universitas Methodist Indonesia merupakan perguruan tinggi swasta yang program studinya sudah terakreditasi.
TRIBUN-MEDAN.com - Telah berdiri selama 54 tahun, Universitas Methodist Indonesia (UMI) Medan telah berhasil mencetak ribuan generasi bangsa yang berkompeten.
Universitas Methodist Indonesia (UMI) didirikan oleh Gereja Methodist Indonesia pada tahun 1965. Saat ini UMI memiliki lima Fakultas dengan dua belas Program Studi berjenjang Profesi Dokter, Strata-1 (S-1) dan dua program Studi berjenjang Diploma tiga (D-3) yang semuanya berstatus terakreditasi BAN-PT.
Tidak diragukan Universitas Methodist Indonesia merupakan perguruan tinggi swasta yang program studinya sudah terakreditasi, yang artinya program studinya sama dengan Perguruan tinggi Negeri (PTN) Sehingga Ijasah yang diterbitkan telah diakui.
Rektor UMI, Drs. Humuntal Rumampea M.Kom mengatakan UMI dibangun dengan visi dapat menjadi Universitas Profesional, berkarakter iman, dan etika dalam pengembangan IPTEKS yang unggul di tingkal global tahun 2035.
"Perkembangan UMI sangat bagus baik dari segi penelitian, penulisan jurnal Internasional, serta pendidikan. Kita sedang dalam progres agar para mahasiswa selain mendapatkan gelar sarjana juga memiliki sertifikasi profesi, karena kita juga sudah diakui sebagai kampus swasta terbaik nomor 3," katanga
Humuntal mengaku saat ini UMI sudah selesai membuka lembaga sertifikasi profesi dan untuk tahap pertama mencakup bidang Komputer, Akuntansi, Managemen, terutama di bidang marketing.
"Kita sudah punya galeri investasi atau semacam bursa efek, yang sudah kita buka untuk umum, dan sejauh ini sudah memiliki miliyan perputaran dana, utu juga sebagai sarana mahasiswa menguji kompetensinya," katanya
Dikenal dengan keunggulan Fakultas Kedokterannya, UMI telah berhasil mencetak pemimpin yang unggul di bidang kedokteran seperti direktur rumah sakit, kepala dinas kesehatan, yang menyebar seluruh nusantara.
Tidak berpuas hati. Humuntal mengatakan memiliki target khusus untuk mengembangkan skill serta fokus para mahasiswa.
"Di fakultas kedokteran, kita sudah memiliki visi khusus yakni menjadi fakuktas yang melahirkan para sarjana yang ahli di bidang infeksi, jadi nanti pusat-pusat resep infeksi, atau hasil penanganan infeksi akan berada di sana, dan belum lama ini kita sudah akreditasi, tinggal menunggu surat hasil, dan kita sudah mendapat akreditasi baik, namun masih belum dikeluarkan, seminggu ini akan keluar," katanya.
Selain fakultas kedokteran, Wakil Rektor 3 bagian Kemahasiswaan, JM Hutapea SE MM mengatakan terdapat 5 fakultas yang terdiri dari 11 Program studi, yakni fakuktas Sastra Inggris, Kedokteran, Ilmu Komputer, Ekonomi, dan Pertanian.
"Kita ada sebelas jurusan, yaitu sastra Inggris, pendidikan Dokter, Agroteknologi, Agribisnis, Manajemen, Akuntansi, Manajemen Informatika, Kom. Akuntansi, Pendidikan Tehnologi Informasi, Tehnik Informatika, dan Sistem Informasi," katanya.
Tidak kalah menarik, JM Hutapea juga mengatakan disediakan berbagai fasilitas guna menunjang proses belajar mengajar seperti ruang full AC, LCD Projector, WIFI Gratis, Sistem Informasi Akademik Online, tersedia asrama mahasiswa (Rusunawa) serta rumah sakit Merlthodist Susanna Wesly.
"Kita juga memiliki beberapa unit kegiatan mahasiswa yang berhubungan dengan seni dan olahraga, seperti Paduan suara, MUSC english club, KMK Footshall, Volly, Karate. Taekwondo, dan Musik," katanya.
Tidak ketinggalan, UMI juga menyediakan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi, beasiswa Kemenrisetekdikti /LL Dikti, serta Mitra kerjasama UMI dengan berbagai universitas nasional hingga Internasional.