Loper Koran Korban Pembacokan Berharap Polisi Tangkap Begal yang Bacok dan Rampas Uangnya

Pasalnya pria berkulit sawo matang ini menjadi korban begal di Jalan Palang Merah pada Sabtu (31/8/2019) saat dirinya hendak bekerja.

Tayang:
TRIBUN MEDAN / M FADLI TARADIFA
Loper Koran Korban Pembacokan Berharap Polisi Tangkap Begal yang Bacok dan Rampas Uangnya. Syahrizal. 

Loper Koran Korban Pembacokan Berharap Polisi Tangkap Begal yang Bacok dan Rampas Uangnya

TRIBUN-MEDAN.com-Loper Koran Korban Pembacokan Berharap Polisi Tangkap Begal yang Bacok dan Rampas Uangnya .

Syahrizal (43) warga Jalan Bromo Ujung/Swadaya tak kuasa menahan bekas luka yang dideritanya.

Pasalnya pria berkulit sawo matang ini menjadi korban begal di Jalan Palang Merah pada Sabtu (31/8/2019) saat dirinya hendak bekerja.

Luka bacok, memaar di bagian tangan dan badannya terlihat Rizal menunjukkan kepada Tribun Medan di salah satu kantor media cetak tempat ia bekerja, Minggu (1/9/2019).

Rizal mengatakan, saat itu dirinya sedang mendapat telpon dari atasannya usai dari percetakan koran.

Ia pun menepi ke jalan dan mengangkat telepon selulernya yang berdering.

"Saya mengangkat telpon. Namun tiba-tiba saya disamperin dua pria yang berbadan kurus dan yang dibonceng berbadan gemuk," ucapnya.

Tak berapa lama, sambung Rizal, dirinya pun dihantam dengan benda yang diduga senjata tajam oleh pelaku yang berbadan kurus.

Baca: Loper Surat Kabar Dibacok Begal saat Pertahankan Yamaha NMAX Miliknya, Kehilangan Uang Rp 3 Juta

Baca: Sedih Suaminya Dikirim ke Papua, Doa Istri Personel TNI-Polri yang Bertugas: Cepat Pulang

Baca: Diduga Mengantuk Pengemudi Innova Tabrak Pembatas Jalan di Tol Kualanamu, 1 Penumpang Meninggal

Baca: Pemerintah Berlakukan Tarif Baru Untuk Ojek Online Motor Mulai 2 September 2019

Baca: Ternyata PSMS Medan Sempat Incar Raphael Maitimo, Namun Tak Kuat di Kantong

"Jadi yang turun itu pelaku berbadan kurus. Saya dibacok. Sementara pelaku yang berbadan gemuk duduk di kereta pelaku," urainya.

R mendapat perawatan medis di RS Permata Bunda pasca jadi korban begal, Minggi (1/9/2019). 


Area lampiran
R mendapat perawatan medis di RS Permata Bunda pasca jadi korban begal, Minggi (1/9/2019). Area lampiran (TRIBUN MEDAN /IST)

Demi mempertahankan sepeda motor Yamaha N Max yang dikendarai Rizal, ia pun menjatuhkan dirinya dan mencabut kunci kontaknya agar tidak dibawa pelaku.

Baca: Mau Tampil Glamor, Syahrini Malah Diusir Satpam Saat Nonton Aladdin di Singapura, Kenapa?

Baca: Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia Sumut Bersiap Pra-PON, Targetkan Atletnya Tembus 8 Besar

Baca: Pelaku Pengibar Bendera Bintang Kejora di Depat Istana Negara Jadi Tersangka Makar

"Saya jatuh, kunci saya cabut dan saya kantongi. Kalau benda lain seperti hp saya sudah berserakan di jalan. Pelaku mengendarai sepeda motor Metik," ungkapnya.

Meski terus mempertahankan harta bendanya, Rizal juga mengaku bahwa dirinya kehilangan uang tunai Rp 3 juta.

"Uang itu dirampas oleh pelaku. Uang saya letak di kantong jaket saya. Saat kejadian saya sempat bergumul dengan pelaku. Namun karena keadaan sakit saya berusaha mempertahankan diri saja," jelasnya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved