Info Intelijen, Jaringan Internasional Terlibat Aksi Rusuh Papua

Aparat keamanan mengendus adanya keterlibatan pihak asing dalam aksi kerusuhan di tanah Papua.

Editor: Juang Naibaho
tribunnews
Kapolri Jenderal Tito Karnavian 

Maklumat Larangan Demonstrasi

Tito Karnavian meminta Kapolda Papua dan Kapolda Papua Barat menerbitkan maklumat larangan aksi unjuk rasa alias demonstrasi yang berpotensi rusuh.

"Saya sudah perintahkan kepada Kapolda Papua dan Papua Barat untuk mengeluarkan maklumat. Untuk melakukan larangan demonstrasi atau unjuk rasa yang potensial anarkis," ucapnya.

Ia menjelaskan, maklumat itu dikeluarkan untuk mencegah kerusuhan yang berawal dari aksi unjuk rasa kembali terjadi, seperti di Manokwari dan Jayapura.

Sebenarnya, kata dia, pihaknya telah memberi kesempatan kepada masyarakat Papua untuk menyampaikan aspirasi atau pendapatnya sesuai Undang-undang Nomor 9 Tahun 1998.

"Tapi kenyataannya menjadi anarkis, menjadi rusuh, ada korban, kerusakan. Penyampaian pendapat bukan berarti anarkis, itu enggak bisa ditolerir," katanya.

Mantan Kapolda Papua itu kembali menegaskan, larangan unjuk rasa di Papua juga berkaca pada aksi pelarangan serupa di depan Kantor Bawaslu di Jakarta pada 21-22 Mei lalu.

"Saya larang untuk melakukan aksi unjuk rasa di Bawaslu, kenapa? Kita toleransi, disalahgunakan. Ini juga sama, ditoleransi disalahgunakan," papar jenderal bintang empat itu.

Baca: Bagikan Pengalaman saat di Penjara, Dewi Perssik dan Vanessa Beri Reaksi Berbeda soal Nasi Cadong

Baca: Dua Video Mesum Durasi 14 dan 18 Detik Beredar di Grup WA, Polisi Tak Bisa Hukum 2 Pemerannya

Berkantor di Papua

Tito Karnavian menunjukkan komitmennya untuk mengamankan situasi dan keamanan di Papua, pasca-unjuk rasa berujung kerusuhan di sejumlah wilayah tersebut.

Tito Karnavian mengatakan akan menambah pasukan yang diterjunkan ke Papua, apabila memang dirasa kurang atau diperlukan.

Saat ini, sudah ada 6.000 personel gabungan TNI-Polri di Tanah Papua.

"Kalau kurang akan saya tambah lagi, saya dengan Pak Panglima (Marsekal Hadi Tjahjanto) sudah komitmen. (Kalau) kurang, akan tambah lagi sampai situasi aman," ujar Tito Karnavian.

Tito Karnavian juga menegaskan akan berangkat ke Papua untuk memastikan keamanan di lokasi.

Tak sendiri, ia akan didampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Baca: Ngaku Pria dan Sudah Pacaran selama Setahun, saat Mau Lamar Kekasih Sewa Orangtua Palsu

Baca: Kondangan Pertama setelah Menikah, Penampilan Roger Danuarta dalam Baju Adat Jawa Jadi Sorotan

Sumber: Warta kota
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved