9 Suporter PSIM Kena Tembak Usai Tonton Laga Lawan Mitra Kukar, Ini Kronologinya
Sejumlah suporter PSIM Yogyakarta akhirnya melayangkan laporan ke Polda DIY.
9 Suporter PSIM Kena Tembak Usai Tonton Laga Lawan Mitra Kukar, Ini Kronologinya
TRIBUN MEDAN.com - Sejumlah suporter PSIM Yogyakarta akhirnya melayangkan laporan ke Polda DIY.
Para suporter itu menjadi korban penembakan di Jalan Wates, Kecamatan Gamping usai menonton laga PSIM versus Mitra Kukar.
Akibat kejadian itu, sembilan orang suporter mengalami luka tembak.
Salah satu korban, Riyan Prananda (19) menceritakan, awalnya, pada 27 Agustus 2019 dirinya bersama temannya menyaksikan pertandingan antara PSIM Yogyakarta melawan Mitra Kukar di Stadion Mandala Krida.
Usai menyaksikan pertandingan, Riyan berboncengan dengan temannya pulang lewat jalan Wates.
Ketika melintas di Jalan Wates, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, ia melihat di depannya terjadi keributan.
"Pulangnya lewat jalan Wates, rumah saya kan Kulonprogo. Di depan ada keributan, posisi saya di belakang, tidak tahu keributan apa," ujar Riyan Prananda (19) saat ditemui usai membuat laporan di Polda DIY, Senin (2/9/2019).
Baca: Ketua DPD Perindo Sayang Mandabayan Bawa 1.500 Bintang Kejora, Diduga untuk Aksi Demo Hari Ini
Baca: Dua Jenderal TNI Asli Putra Papua Diangkat Jadi Pangdam Cenderawasih dan Pangdam Kasuari
Baca: Karyawati Minimarket Dicekik, Diseret-seret hingga Pakaiannya Dilucuti, Kini Pelaku Ditembak Polisi
Baca: Jejak Bupati Muara Enim Ahmad Yani; Gagas Ikrar, Terbitkan Aturan Antikorupsi, Kini Kena OTT KPK
Riyan menuturkan, saat itu posisinya memboncengkan temanya.
Mengetahui di depan ada keributan, Riyan memutuskan untuk menghindarinya.
Namun nahas, saat akan menghindari keributan itu, lengan kanannya tiba-tiba terasa perih.
Saat dilihat, ia ternyata terluka.
"Lengan terasa perih, saya minta ganti belakang (dibonceng). Saya cek ternyata tangan saya kena tembakan," ujarnya.
Setelah mengetahui tangannya terluka, Riyan lantas meminta temanya mengantar ke rumah sakit terdekat.
Ia akhirnya mendapat perawatan di Rumah Sakit Nyi Ageng Serang, Kulonprogo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/gara-gara-polisi-mabuk-tembakan-meleset-peluru-sasar-bocah-5-tahun.jpg)