Sarjana Hukum Pilih Jualan Burung, Omsetnya Ngak Main-main, Setara Gaji Manajer
Ada yang melalui dari jalur kariernya, pendidikan, berdagang, hobi, atau bahkan sekedar iseng iseng yang ditekuni.
Sarjana Hukum Pilih Jualan Burung, Omsetnya Ngak Main-main, Setara Gaji Manajer
TRIBUN-MEDAN.com-Sarjana Hukum Pilih Jualan Burung, Omsetnya Ngak Main-main, Setara Gaji Manager .
Impian seseorang untuk menjadi orang sukses pasti akan selalalu diusahakan supaya akhirnya tercapai.
Jalan menuju kesuksesan setiap orang pun berbeda-beda dan tak ada yang bisa memprediksinya.
Ada yang melalui dari jalur kariernya, pendidikan, berdagang, hobi, atau bahkan sekedar iseng iseng yang ditekuni.
Sebuah kisah inspiratif soal kesuksesan belakangan ini dibagikan oleh seorang pemuda asal Bali.
Pemuda itu bernama Agung Gede Adi Suryaningrat.
Seorang tamatan sarjana Hukum di Fakultas Hukum, Universitas Udayana (Unud) Bali.
Jika dipikir-pikir kehidupannya usai tamat menjadi Sarjana Hukum dan ia memilih mejalani karier yang sejalur dengan kuliahnya tentu cukup menjamin untuk masa depannya.
Namun, usai lulus kuliah, Gungde Surya (nama panggilannya) memilih jalan lain.
Melansir dari TribunBali.com, Sejak tamat sebagai sarjana di Fakultas Hukum, Unud, ia memilih berbisnis burung ketimbang kerja kantoran.
Bisnis jual beli burung dimulai sejak 15 Mei 2017.
Claus Meyer/Nat Geo Image Collection
Parkit merah, salah satu dari 1.500 spesies yang ditemukan di hutan hujan Amazon.
Semuanya itu berawal dari hobi pria asal Batubulan ini memelihara beraneka ragam burung.
"Kebetulan juga saya fasih dan menguasai cara perawatan dan menangani burung," katanya kepada Tribun Bali, Kamis (29/8/2019).
Walau demikian, ia mengakui ada saja risiko kematian burung dan risiko lepas dari sangkar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/gungde-surya.jpg)