News Video
Ahok Bicara Bisnis Pertanian dengan Warga Humbahas, TONTON VIDEONYA. .
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berkunjung ke Dolok Sanggul, Kabupaten Humbahas, Kamis (5/9/2019)
TRIBUN-MEDAN.COM - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berkunjung ke Dolok Sanggul, Kabupaten Humbahas, Kamis (5/9/2019).
Warga antusias menyaksikan kedatangan Ahok.
Bahkan pipi Ahok 'diobok-obok' warga di sana.
Kasubbag Humas, Pemkab Humbahas, Rukmunal Siregar mengatakan kunjungan Ahok berkaitan dengan pemerintahan.
"Akan meninjau sejumlah lokasi dan tidak terlepas dari rencana perencanaan pembangunan beberapa sektor," tuturnya.
Ahok berbicara manajemen pertanian/ peternakan dengan warga di sana.
Ia memberikan pembelajaran bagaimana membagi keuntungan hasil pertanian.
Termasuk, bagaimana bagi hasil dalam sebuah koperasi.
Tonton interaksi Ahok dengan warga;
Ayo subscribe channel YouTube Tribun MedanTV
BREAKING NEWS Ahok Berkunjung ke Dolok Sanggul, Warga Antusias hingga Pipinya Diobok-obok
TERNYATA BTP (Ahok) Sudah Bagi Harta, Puput Dikabarkan Melahirkan Desember dan Ini Jenis Kelaminnya
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama itu belum dipastikan sampai kapan berada di Kota Kuda tersebut.
Namun Ahok dipastikan melihat pembangunan guna memajukan pertanian dan peternakan.
Ahok didampingi Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor mengunjungi lokasi pertanian.
Adapun lokasi yang dikunjunginya adalah desa Deka Silaban di Lintong ni Huta.
Kemudian siang ini dijadwalkan memberi motivasi bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) jajaran Pemkab Humbahas.
"Siang ini juga ada memberi motivasi bagi para ASN," tuturnya.
FOTO-FOTO kedatangan Ahok di Humbang Hasundutan yang diunggah netizen di media sosial:





Turut Berdukacita Kasubbag Humas Polres Langkat AKP Arnold Hasibuan Meninggal karena Lakalantas
Rayakan Harpelnas, Jajaran Manajemen Alfamidi Medan Turun Tangan Layani Pelanggan
POLISI Tembak Kaki Empat Begal yang Coba Kabur saat Ditangkap, Ini Kronologi Lengkapnya
Amnesty International Bocorkan Reaksi Jokowi saat Dikabari soal Kasus HAM di Papua yang Tak Tuntas
Santi Tewas Dipukuli Suami Pakai Besi, padahal Baru 2 Hari Dijemput dari Keluarga setelah Ditalak 1
Kronologi Terjadinya Ruam Merah pada Wajah Jessica Iskandar saat Menjalani Perawatan Wajah
Dalang Pembunuhan Suami dan Anak Tiri selama Ngaku Yatim Piatu dan 2 Anaknya Diakui Keponakan
Ahok Buka Suara tentang Ada Tidaknya Perintah PDI Perjuangan Jadi Kepala Daerah di NTT
Politisi PDI Perjuangan Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok menegaskan soal dirinya yang digadang kembali menjadi kepala daerah.
Ahok mengatakan tidak ada perintah dari PDIP terkait isu tersebut.
Lebih detail, perintah untuk menjadi Kepala Daerah Surabaya juga tidak dibenarkan oleh Ahok.
"Sampai saat ini tidak ada perintah (dari partai) untuk jadi kepala daerah," kata Ahok seusai menjadi pembicara diskusi kebangsaan di Universitas Kristen Petra, Surabaya, Senin (19/8/2019).
Menurut kader PDI Perjuangan itu, partainya selama ini tidak memberinya tugas untuk masuk ke ranah politik.
Ia hanya ditugasi untuk terlibat secara aktif memberdayakan masyarakat.
Hal itulah yang akan dia lakukan di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan mengajar di sekolah politik.
"Memang enggak ada, bukan belum ada. Enggak ada ke arah situ (menjadi kepala daerah)," ujar Ahok.
Di NTT, ia akan mengajar di sekolah politik, terutama tentang penganggaran, hibah dan pekerjaan daerah.
Di samping itu, Ahok mengatakan, dirinya juga akan memberdayakan masyarakat melalui bidang pertanian dan peternakan.
Namun, ia menegaskan apa yang dia lakukan bukan ingin mencari kekuasaan, apalagi ingin menjadi gubernur NTT.
"Karena NTT itu akan panjang kalau bicara pertanian dan peternakan. Itu sudah kami lakukan waktu jadi gubernur (Jakarta), kami sudah bantu NTT. Sekarang kami masuk, tapi bukan jadi gubernur NTT juga," ucap Ahok.
Sebelumnya, Ahok meyakini dirinya tidak akan mendapat tugas dari partai untuk maju menjadi calon wali kota Surabaya.
Sebab, Ahok menilai, PDI-P yang menjadi partai pemenang pada Pemilu Legislatif 2019 memiliki banyak kader mumpuni yang bisa dicalonkan di pilwali Surabaya 2020.
Menurut Ahok, sekalipun dirinya mendapat restu dan sambutan baik oleh sebagian warga Kota Surabaya, dia merasa tidak akan bisa masuk ke ranah politik.
(Jun-tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kolase-foto-ahok-di-kabupaten-humbahas.jpg)