POLISI Tembak Kaki Empat Begal yang Coba Kabur saat Ditangkap, Ini Kronologi Lengkapnya

POLISI Tembak Kaki Empat Begal yang Coba Kabur saat Ditangkap, Ini Kronologi Lengkapnya

POLISI Tembak Kaki Empat Begal yang Coba Kabur saat Ditangkap, Ini Kronologi Lengkapnya
TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD ANIL RASYID
Dua kelompok terdiri dari enam orang pelaku begal berhasil dibekuk polisi, Rabu (4/9/2019). (POLISI Tembak Kaki Empat Begal yang Coba Kabur saat Ditangkap, Ini Kronologi Lengkapnya) 
POLISI Tembak Kaki Empat Begal yang Coba Kabur saat Ditangkap, Ini Kronologi Lengkapnya
Ketika korban berhenti, pelaku langsung mengeluarkan senjata tajam dan mengancam korban. Hingga akhirnya korban terpaksa memberikan sepeda motor miliknya lantaran mendapatkan ancaman senjata tajam.
Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tim Pegasus Polsek Medan Baru berhasil mengamankan pelaku begal yang beraksi melakukan pencurian sepeda motor di Jalan KH Wahid Hasyim dekat simpang Jalan Abdullah Lubis, pada beberapa waktu lalu.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto didampingi jajaran menjelaskan pada (1/6/2019) sekitar pukul 04.30 WIB, korban keluar dari rumah hendak bertemu dengan teman di restoran Wong Solo, untuk makan sahur bersama.
Saat korban melintas di Jalan Wahid Hasyim, tiba-tiba datang satu unit sepeda motor memepet dan mengambil kunci sepeda motor korban diikuti dua sepeda motor lain milik pelaku yang berjumlah lebih kurang 6 orang.
Ketika korban berhenti, pelaku langsung mengeluarkan senjata tajam dan mengancam korban. Hingga akhirnya korban terpaksa memberikan sepeda motor miliknya lantaran mendapatkan ancaman senjata tajam.
Korban kemudian membuat laporan ke Polsek Medan Baru, agar segera ditindaklanjuti untuk mengamankan para pelaku.
Dua bulan berselang, tepatnya Minggu (25/8/2019) sekitar pukul 16.00 WIB, personel Polsek Medan Baru melaksanakan patroli rutin dan melihat 4 orang laki-laki mengendarai sepeda motor sedang berhenti di Jalan Mataram depan Katolik Center.
Merasa curiga dengan gerak-gerik para tersangka, Tim Pegasus Polsek Medan Baru kemudian melakukan penggeledahan badan dan sepeda motor. 
Melihat situasi yang mendesak, dua  tersangka berusaha melarikan diri dan akhirnya berhasil diamankan atas nama Muhammad Oka Sembada (18) warga Jalan Ubi No 1, Kelurahan Petisah Hulu dan Mahmudi Ismail Nasution (19) warga Jalan Kapten Jamil Lubis Komplek TVRI Tembung.
Dari kedua tersangka, petugas menemukan barang bukti sebilah pisau dan sepeda motor Honda Beat warna hitam yang digunakan pelaku untuk melakukan aksi begal.
"Hasil interogasi tersangka mengakui pada malam hari ia dan rekannya berencana mau melakukan aksi begal  sekitar pukul 23.00 WIB," kata Dadang, Rabu (4/9/2019).
Dijelaskan Dadang, dari hasil pengembangan kedua tersangka, mereka mengaku telah 9 kali melakukan aksi begal.
Sehari berselang (26/8/2019) sekitar pukul 17.00 WIB di Jalan Ahmad Tirto Teratai 18 Tembung, petugas berhasil mengamankan tersangka Guntur Dwi Cahyo (20) dari rumahnya di Jalan Ahmad Tirto Teratai No 18 Tembung serta ditemukan sebilah pisau dan pistol mancis yang digunakan para pelaku untuk menakut-nakuti korban sewaktu lakukan aksi begal.
Tak berhenti sampai disitu, petugas kemudian mengamankan tersangka lain atas nama Rizky Gunawan alias Kinky di Jalan Bustamam Gang Wijaya Kesuma, Tembung. Dari dirinya diamankan satu unit sepeda motor Scoopy hitam tanpa plat nomor kendaraan. 
Masih kata Dadang, dari keempat tersangka mereka mengakui ada dua tersangka lain yang ikut melakukan aksi begal di antaranya atas nama Rinaldi alias Anca dan tersangka Ashari. Ketika dilakukan pengembangan, keempat tersangka melawan petugas dan berusaha melarikan diri. 
"Keempat tersangka melawan petugas dan berusaha melarikan diri. Petugas sempat memberikan tembakan peringatan di udara tapi tidak diindahkan tersangka, sehingga terpaksa diberikan tindakan tegas terukur menembak kaki tersangka," tegas Dadang.
"Jadi, modus operandi para pelaku saat beraksi selalu memepet sepeda motor korban, kemudian merampas sepeda motor milik korban," sambungnya.
Masih kata Dadang, dari para tersangka diamankan barang bukti 2 buah pisau, 1 buah pistol mancis, 1 unit sepeda motor Honda Beat warna hitam tanpa plat, 1 unit sepeda motor Honda Scoopy warna hitam tanpa plat, 1 buah topi dan 2 buah sarung tangan.
"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka dijerat pasal 365 ayat (2) KUHPidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara," pungkas Dadang.
#POLISI Tembak Kaki Empat Begal yang Coba Kabur saat Ditangkap, Ini Kronologi Lengkapnya
(mak/tribun-medan.com)
Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved