Bom Sukhoi Seberat 125 Kilogram Jatuh di Kebun Tebu Akibat Human Error, Beruntung Tak Meledak

Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal mengatakan peristiwa jatuhnya bom latih di kebun tebu karena ada human error.

YouTube/CNN Indonesia
Bom latih pesawat tempur Sukhoi jatuh di perkebunan tebu 

TRIBUN-MEDAN.com - Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal mengatakan peristiwa jatuhnya bom latih di kebun tebu karena ada human error.

Bom latih seberat 100-125 kilogram itu jatuh pada Jumat (6/9/2019) di Desa Desa Bago, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang.

Bom latih tersebut tidak meledak, namun mengeluarkan asap dan menancap hingga membentuk lubang di tanah.

Jatuhnya bom latih bertipe P 100 yang berbentuk tabung warna biru dongker tersebut sempat membuat panik warga sekitar.

Arsal menyebut bom latih tersebut jatuh setelah pesawat tempur Sukhoi milik YNU melintas di Kecamatan Pasirian saat latihan di lapangan AWR Pandanwangi, Kecamatan Tempeh.

"Saya minta warga tidak panik terkait kejadian ini,” imbau Arsal.

Sementara itu Kepala AWR Pandanwangi Kapten Joko mengatakan bom latih itu tidak memiliki daya ledak.

“Bom latih tersebut hanya mengeluarkan asap karena hanya untuk latihan saja. Lain kali kami akan lebih berhati-hati dalam pengoperasian pesawat tempur agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari,” terang Joko.

Beruntung tidak ada korban jiwa dan materiel akibat jatuhnya bom seberat 125 kg tersebut.

Saat ini, lokasi jatuhnya bom latih tersebut dipasang police line.

Bom latih yang jatuh telah dievakuasi dan dikembalikan ke lokasi latihan di AWR Pandanwangi oleh petugas Polsek menggunakan kendaraan patroli.

Sebelumnya diberitakan sejumlah warga Desa Bago, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, panik karena bom latih seberat 100-125 kilogram jatuh dari pesawat Sukhoi milik TNI AU, Jumat (6/9/2019).

Pesawat tersebut sedang latihan di lapangan AWR Pandanwangi, Kecamatan Tempeh dan melintas di Kecamatan Pasirian.

Bom latih tersebut jatuh di kebun tebu warga setelah ada pesawat tempur yang melintas di udara.

Bom itu tidak meledak, hanya mengeluarkan asap dan menancap di tanah yang membentuk lubang.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved