TRIBUNWIKI

Bandrek Sorbat di Jalan Gatot Subroto Medan, Masih Eksis sejak 1986

Bandrek Sorbat ini sudah ada sejak tahun 1986 atau bisa dibilang cukup melegenda.

Bandrek Sorbat di Jalan Gatot Subroto Medan, Masih Eksis sejak 1986
TRIBUN MEDAN/AQMARUL AKHYAR
Kermaian pengunjung Bandrek Sorbat pada malam hari di Kawasan Jalan Gatot Subroto, Sekip, Medan, Kota Medan, Sumatera Utara, Selasa (10/9/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Bandrek Sorbat yang berada di Jalan Gatot Subroto, Sekip, Kota Medan masih saja menjadi daya tarik wisatawan Medan.

Bandrek Sorbat ini sudah ada sejak tahun 1986 atau bisa dibilang cukup melegenda.

Apabila ke Medan tidak mencicipi Bandrek Sorbat, maka kurang pas rasanya dianggap pernah ke kota yang dikenal dengan buah tangan Bika Ambon dan durian ini.

Bandrek yang merupakan sejenis minuman tradisional ini memang banyak digemari oleh masyarakat Medan. Walaupun minuman bandrek berasal dari setiap daerah yang ada di Indonesia maupun luar negeri.

Bandrek Sorbat yang dijual ini merupakan ramuan dari orang Pakistan. Hal ini tentu terlihat dan diketahui dari nama Sorbat, yabg berarti dari bahasa Pakistannya "bandrek".

Awal memulai usaha Bandrek Sorbat, Bapak Salim yang merupakan ayah dari Umar sang penerus Bandrek Sorbat. Berjualan di kaki lima dengan menggunakan sepeda ontel di kawasan Jalan Gatot Subroto sampai tahun 1992. Kemudian pada tahun 1997, berjualan bandrek tidak lagi dengan sepeda ontel melainkan dengan becak barang.

Selanjutnya tahun 2005, berjualan dengan menggunakan becak motor, lalu tahun 2007 menggunakan mobil pikap, dan akhirnya pada tahun 2010 berjualan di sebuah ruko. Tentunya semua ini karena demand yang semakin tinggi dan cita-rasa yang semakin dikenal masyarakat dan wisatawan Kota Medan.

Bandrek Sorbat ini dibandrol dengan harga yang cukup murah dan tak menguras kantong para konsumen. Untuk segelas Bandrek Susu di Bandrek Sorbat, dibandrol dengan harga senilai Rp 15 ribuan.

Sementara, untuk segelas Bandrek Original saja tidak dicampur susu, harganya senilai Rp 12 ribuan. Kemudian, untuk Bandrek Susu Telurnya di bandraol pergelasnya Rp 20 ribuan.

Nah, biasanya para peminum Bandrek Sorbat ini, minumnya selalu ditemani dengan sepotong roti yang harga perpotongnya Rp 3000. Tak hanya itu saja, Bubur Kacang Hijaunya pun sangat banyak digemari oleh pengunjung. Karena, bubur yang ada di Bandrek Sorbat ini sangat lezat dan berbeda dari tempat Bandrek di Kota Medan. Untuk harga satu mangkuk buburnya senilai Rp 12 ribuan.

Selanjutnya, di Bandrek Sorbat ini juga menyediakan puding telur ayam kampung setengah masak. Untuk satu porsinya dibandrol senilai Rp 12 ribuan, dengan dua telur setengah masak disajikan di dalam gelas.

Kemudian, apabila ingin singgah dan mencicipi bandrek khas dari Bandrek Sorbat dapat datang di jam operasionalnya.

Setiap hari Bandrek Sorbat ini beroperasional pukul 17.00 WIB sampai pukul 24.00 WIB. Namun, jika penasaran banget, datangnya harus dibawah pukul 23.00 WIB, agar tidak kehabisan. Sebab, Bandrek Sorbat ini terlalu laris Kota Medan.

(cr22/Tribun-Medan.com)

Penulis: Aqmarul Akhyar
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved