Pemerintah Malaysia Targetkan Kedatangan 30 Juta Wisatawan Internasional pada 2020

Senior Deputy Director International Promotion ASEAN Azilina Azni Zainal Abidin mengatakan pariwisata Malaysia

Pemerintah Malaysia Targetkan Kedatangan 30 Juta Wisatawan Internasional pada 2020
TRIBUN MEDAN/SEPTRIANA AYU SIMANJORANG
Senior Deputy Director International Promotion ASEAN Azilina Azni Zainal Abidin (tengah) dalan press conference yanh diselenggarakan dalam acara VM2020 Travel Mart di Hotel Santika, Kamis (12/9/2019). Pemerintah Malaysia menargetkan 30 juta kedatangan wisatawan internasional ke negara itu pada 2020. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Pemerintah Malaysia menargetkan 30 juta kedatangan wisatawan internasional ke negara itu pada 2020. Sebanyak 3 juta diantaranya diharapkan dari Indonesia.

Senior Deputy Director International Promotion ASEAN Azilina Azni Zainal Abidin mengatakan pariwisata Malaysia dan Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan pertumbuhan yang positif.

Hal ini diungkapkan Azilina dalam VM2020 Travel Mart di Hotel Santika, Kamis (12/9/2019).

Ia mengatakan pada tahun 2018, sebanyak 3,3 juta wisatawan dari Indonesia melancong ke Malaysia.

"Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 17,2%. Dari Januari hingga Juni 2019. Sebanyak 1.857.864wisawatan dari Indonesia telah berlibur ke Malaysia berbanding dengan periode yang sama tahun 2018, yakni 1.615.210 wisatawan dari Indonesia ke Malaysia, meningkat sebanyak 15%, dengan pendapatan sebesar 5,71 billion ringgit pada periode ini (Januari-Juni 2019)," katanya.

Pemerintah Malaysia menargetkan 30 juta wisatawan internasional datang ke negara mereka.
Pemerintah Malaysia menargetkan 30 juta wisatawan internasional datang ke negara mereka. (TRIBUN MEDAN/SEPTRIANA AYU SIMANJORANG)

Sementara itu, sepanjang tahun 2018, Tourism Malaysia telah menerima pendapatan dari wisatawan Indonesia sebesar 11,072 bilion ringgit, angka ini mengalami peningkatan yang cukup besar, yaitu sebesar 30,5% dibandingkan tahun 2017.

"Tentunya ini mengukuhkan Indonesia di posisi ke-2 dengan jumlah wisatawan terbanyak dan pendapatan terbesar untuk Malaysia. Oleh kerena itu hubungan dan kerja sama  yang sudah terjalin dengan baik antara Indonesia dan Malaysia terutama Medan perlu dijaga dan ditingkatkan," katanya.

Ada beberapa faktor yang mendukung Malaysia menjadi tujuan wisata masyarakat Indonesia seperti jarak yang tidak jauh, bahasa Melayu yang mudah dipahami, kuliner yang cocok di lidah, dan destinasi yang menarik.

"Dari segi pengobatan, Malaysia sangat terkenal dikalangan masyarakat Indonesia. Pemerintah menyebutnya health tourism ataupun wisata kesehatan. Selain itu orang Medan juga paling banyak bertempat di Pulau Pinang," katanya. 

VM2020 Travel Mart ini terselenggara atas kerjasama Tourism Malaysia Medan bersama dengan industri pariwisata dari Malaysia yang terdiri dari hotel, rumah sakit, produk pelancongan, dan perusahaan travel.

Halaman
12
Penulis: Septrina Ayu Simanjorang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved