35 Hektare Lahan Sawit Milik Warga di Labuhanbatu Terbakar Akibat Kemarau Panjang

35 Hektare Lahan Sawit Milik Warga di Labuhanbatu Terbakar Akibat Kemarau Panjang

Tayang:
Penulis: M.Andimaz Kahfi |
TRIBUN MEDAN/Istimewa
35 Hektare Lahan Sawit Milik Warga di Labuhanbatu Terbakar Akibat Kemarau Panjang. Petugas pemadam kebakaran bersama dengan polisi saat memadamkan lahan sawit milik warga yang terbakar di Labuhanbatu. 

35 Hektare Lahan Sawit Milik Warga di Labuhanbatu Terbakar Akibat Kemarau Panjang

TRIBUN-MEDAN.com-35 Hektare Lahan Sawit Milik Warga di Labuhanbatu Terbakar Akibat Kemarau Panjang.

Kemarau panjang yang terjadi selama tiga bulan terakhir di Labuhanbatu serta cuaca panas terik turut menyebabkan mudahnya terjadi kebakaran.

Di Labuhanbatu, sebanyak 35 hektare kebun sawit terbakar dan hingga kini masih berasap.

Lokasi kebakaran di perkebunan kelapa sawit milik masyarakat di Dusun Bomban Bidang B, Desa Sennah, Kecamatan Pangkatan, Labuhan Batu.

Salah seorang warga disana, Famsa Manik mengatakan, kebakaran sudah terjadi sejak dua hari yang lalu.

"Lahan yang terbakar milik 6-10 orang, yang memiliki 5-15 hektare," kata Famsa, Kamis (19/9/2019).

Famsa menjelaskan bahwa terdapat ribuan batang kelapa sawit produktif milik masyarakat yang hangus terbakar.

Ratusan orang mulai dari masyarakat, Polsek Bilah Hilir, Dinas Kehutanan dan pemadam kebakaran Pemerintah Kabupaten Labuhan Batu, petugas pemadan kebakaran dari PT RSK masih terus berjaga di lokasi.

Mereka melakukan penyiraman pada api untuk memandamkannya dan mengantisipasi meluasnya kebakaran.

"Mengantisipasi supaya lahan yang terbakar tak makin luas. Makan di bikin batasan, disemprot," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sennah, Horas Lumban Gaol menduga kebakaran berasal dari aktifitas pencari ikan yang sering keluar masuk ke dalam kebun sawit dan memancing di sungai-sungai atau parit di dalam kebun.

"Karena tidak mungkin pemilik kebun membakar sawitnya. Itu kan sudah berproduksi, jadi kasihan mereka itu," kata Horas.

Horas menuturkan, api sudah dipadamkan dan tinggal asapnya saja yang masih ada. Tapi, memang sudah tiga bulan ini cuaca sangat panas, tidak ada hujan sama sekali.

"Jadi api kecil pun akan cepat kali menyambar dan picu kebakaran," tutup Horas.

Baca: Pesawat Wings Air Gagal Mendarat di Bandara Silangit dan Kembali ke Kualanamu karena Kabut Asap

Baca: sscasn.bkn.go.id - Jelang Pendaftaran CPNS 2019, Bocoran Formasi Guru & Tenaga Kesehatan, Update BKN

Baca: Babinsa TNI AD Selamatkan Anak yang Dijadikan Pengemis, Dipasung Orangtua karena tak Bawa Uang

Baca: Papua Rusuh dan Veronica Koman Bergulir ke PBB, Ini Tangkisan Delegasi Indonesia

Baca: Polsek Helvetia Amankan 20 Anak dan Orang Tuanya yang Eksploitasi Anak menjadi Pengemis

Baca: DJ Bebby Fey Sebut Hotman Paris Pernah Minta Foto Seksinya, Ini Reaksi Pengacara Nyentrik

Baca: Imam Nahrawi - Setelah Mundur dari Jabatan Menpora dan Bertemu Presien Jokowi, Nasib Imam Nachrawi

(mak/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved