INALUM Alokasikan Dana CSR dan PKBL Terbesar untuk Pelestarian Lingkungan

Selain beasiswa reguler berbentuk dukungan finansial, INALUM juga memberikan pelatihan kepemimpinan yang disebut INALUM LEADERSHIP CAMP.

Tribun Medan/Septrina Ayu Simanjorang
Manager CSR INALUM, Ismail Midi saat menyerahkan beasiswa secara simbolis dalam acara INALUM Leadership Camp I Batch 1, Kamis (19/9/2019). Dana terbesar dialokasikan ke pelestarian alam yaitu untuk penghijauan Danau Toba, pendidikan berada di urutan kedua, diikuti dana untuk kesehatan 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tahun ini PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM terus melanjutkan komitmennya dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat melalui berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility) yang berkelanjutan.

Total CSR INALUM serta Program Kemitraan dan Bina Lingkungan untuk 2019 sekitar Rp 40an miliar. Manager CSR INALUM, Ismail Midi mengatakan setiap tahunnya dana yang diberikan pasti beda tergantung untung perusahaan.

Ada 12 program yang dijalankan dari dana tersebut. Dana terbesar dialokasikan untuk pelestarian alam yaitu untuk penghijauan Danau Toba. Pendidikan berada di urutan kedua, diikuti dana untuk kesehatan. Contohnya pengobatan gratis yang akan dilakukan di daerah Karo dan Dairi selama dua hari mulai besok.

"Selain itu ada untuk fasilitas umum, sarana ibadah, bantuan sosial, kepemudaan, seni budaya, olahraga, dan sebagainya. Totalnya ada 12 program yang kita kerjakan. Sebanyak 25 sampai 30 persen kita alokasikan untuk pelastarian alam," ujar Ismail, Kamis (19/9/2019).

INALUM memberikan beasiswa mulai dari tingkat sekolah hingga mahasiswa perguruan tinggi negeri melalui Program Beasiswa INALUM. Beasiswa ini diberikan dengan latar belakang prestasi akademik maupun non akademik yang baik serta karena keterbatasan ekonomi.

Untuk mendukung pendidikan, INALUM mempersiapkan dana Rp 4 miliar hingga Rp 5 miliar pada tahun 2019. Tahun ini juga untuk pertama kalinya INALUM memberikan beasiswa yang dikelola oleh Yayasan Karya Salemba Empat (KSE)

"Ini merupakan kali pertama kami bergabung dengan KSE. Beasiswa yang kami salurkan kali ini merupakan tambahan dari CSR INALUM di bidang pendidikan yang sudah dilakukan oleh INALUM sebelumnya," ujarnya saat ditemui usai mengisi talkshow dalam acara INALUM Leadership Camp I Batch 1.

Untuk KSE, INALUM menganggarkan dana Rp 3,8 miliar yang diberikan secara bertahap selama tiga tahun kepada 100 mahasiswa dari tiga Perguruan Tinggi Negeri yakni Universitas Sumatera Utara, Universitas Negeri Medan dan Universitas Islam Negeri Sumatera.

Talkshow yang bertajuk Pemimpin yang Berkarakter, Berbagi, dan Menginspirasi di Raz Residence, Medan (19/9/2019). Acara ini diikuti Sekitar 100 mahasiswa dalam latihan kepemimpinan dengan tema INALUM Leadership Camp I Batch 1
Talkshow yang bertajuk Pemimpin yang Berkarakter, Berbagi, dan Menginspirasi di Raz Residence, Medan (19/9/2019). Acara ini diikuti Sekitar 100 mahasiswa dalam latihan kepemimpinan dengan tema INALUM Leadership Camp I Batch 1 (Tribun Medan / Septrina Ayu Simanjorang))

Setiap mahasiswa berhak memperoleh beasiswa Rp 750 ribu setiap bulannya. Ia mengatakan penyaluran beasiswa lewat Yayasan Karya Salemba Empat (KSE) agaknya berbeda dengan beasiswa-beasiswa yang disalurkan sebelumnya.

"Bedanya KSE dengan beasiswa pendidikan lainnya adalah penerima beasiswa KSE ini akan kita didik sampai menjadi pemimpin. Jadi kita dampingi terus hingga menjadi orang hebat. Nantinya para mahasiswa ini akan dipilih dan dikelompokkan sesuai bakat misalnya di bidang teknologi, entrepreneurship, dan bidang-bidang lainnya. Setelah itu kita akan pecah sesuai kelompok," ujarnya.

Meski berbeda, beasiswa KSE ini hanya akan menambah jumlah beasiswa yang disalurkan. Dana pendidikan lainnya akan terus berlanjut mengingat KSE hanya menampung mahasiswa sementara beasiswa INALUM di tujukan bagi siswa SD hingga mahasiswa

"Namun nanti mungkin caranya yang akan kita buat mirip dengan KSE terutama untuk beasiswa bagi siswa SMA dan D3. Nantinya 100 mahasiswa ini juga memiliki kewajiban untuk membina adik-adiknya di SMA agar kelak bisa menjadi penerima beasiswa juga," ujarnya.

Penerima beasiswa dari INALUM adalah mahasiswa PTN yang kurang mampu secara ekonomi. Sebagai langkah awal pihaknya akan menyaring mahasiswa yang merupakan putra daerah terlebih dahulu.

"Kita akan persiapkan putra daerah ini untuk jadi pemimpin dulu, jika sudah baru kita arahkan beasiswa nya ke luar. Kita berharap kedepannya program ini akan kita jalankan secara nasional," imbuhnya.

Khusus untuk beasiswa pada tingkat SD sampai dengan D3 diberikan INALUM untuk 10 daerah kabupaten/kota yang dekat dengan pabrik yaitu Barubara, Asahan, Tanjung Balai, Simalungun, Karo, Dairi, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Samosir, Toba Samosir.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved