Pasca Pembersihan Oleh Pemko, Mengaku Pemilik Warenhuis Paparkan Bukti

"Keturunan ahli warisnya masih ada. Memasuki generasi kedua berjumlah 8 orang. Tapi tidak berada di Medan, ahli warisnya ada di Jakarta dan Denmark.''

Pasca Pembersihan Oleh Pemko, Mengaku Pemilik Warenhuis Paparkan Bukti
tribun-medan.com/HO
Setelah Warenhuis Bersih dari Pendudukan Warga, Muncul Pihak yang Mengaku Pemilik, Ini Buktinya. Maya Seminole Pulungan yang mengaku ahli waris gedung Warenhuis. 

#Setelah Warenhuis Bersih dari Pendudukan Warga, Muncul Pihak yang Mengaku Pemilik, Ini Buktinya

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pemko Medan baru saja menuntasan pembebasan gedung supermarket pertama di Kota Medan, Medan Warenhuis di kawasan Kesawan tepatnya di Jalan Ahmad Yani VII, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Jumat (13/9/2019), yang selama ini dikuasai warga.

Setelah bersih dari pendudukan warga, direncanakan aset ini jadi milik Pemko Medan yang akan dibangun menjadi Heritage di Kota Medan.

Namun mendadak ada pihak yang mengklaim sebagai pemilik Warenhuis.

Klaim ini diungkapkan Laksamana Adiyaksa mewakili Kantor Kuasa Hukum DPP Apindo Sumut didampingi Wakil Sekretaris Ferry Iskandar dan Bendahara Martono Anggusti, dalam keterangan persnya, Jumat (20/9/2019).

Dalam sebuah dokumen, kepemilikan gedung Warenhuis dikuasai PT Oscar Deli of Medan Bioscope - ODB Medan.

"Pemilik gedung itu almarhum G. Dalip Singh Bath secara dokumen sah hukum," kata Laksamana. 

Menanggapi klaim Pemko Medan, Laksamana mengatakan,"Kabar itu tak benar. Pemilik tanah dan bangunan gedung Warenhuis yang resmi ada pemiliknya. Dan pemiliknya keberatan atas pengklaiman Pemko Medan." 

Menurutnya, bukti surat kepemilikan tanah dan bangunan itu semuanya berlegalitas.

Tim kuasa hukum ODB saat menunjukkan bukti kepemilikan Warenhuis. Laksamana (tengah), Ferry Iskandar (kiri) dan Martono Anggusti (kanan)
Tim kuasa hukum ODB saat menunjukkan bukti kepemilikan Warenhuis. Laksamana (tengah), Ferry Iskandar (kiri) dan Martono Anggusti (kanan) (tribun-medan.com/dimaz)

Surat kepemilikan masih ada pada zaman Belanda.

Halaman
1234
Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved