INILAH Hoaks Pemicu Wamena Rusuh yang Tewaskan Puluhan Orang, BACA YANG KERAS jadi BACA KERA

Komandan Kodim 1702 Jayawijaya Letkol Inf Candra Diyanto mengatakan, terdapat 16 orang warga sipil yang tewas dalam kerusuhan.

Tayang:
Editor: Tariden Turnip
facebook/SURGA KECIL YANG JATUH KE BUMI
INILAH Hoaks Pemicu Wamena Rusuh yang Tewaskan Puluhan Orang, BACA YANG KERAS jadi BACA KERA Hoaks guru ucapkan rasis 

#INILAH Hoaks Pemicu Wamena Rusuh yang Tewaskan Puluhan Orang, BACA YANG KERAS jadi BACA KERA   

TRIBUN-MEDAN.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut ada pihak yang sengaja memprovokasi kerusuhan di Jayapura dan Wamena, Papua, menjelang sidang umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat.

"Ya ini kan ada yang memprovokasi untuk memanfaatkan Sidang Umum PBB. Berkaitan dengan di PBB," kata Moeldoko di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (23/9/2019).

Menurut Moeldoko, provokasi ini datang dari pihak dalam negeri.

Tapi ada indikasi juga bahwa provokasi didalangi pihak asing.

"Ya harapannya kita kan dipancing melakukan pelanggaran HAM berat.

Sehingga nanti di PBB agenda itu bisa dimasukkan. Kita tahu agendanya kemana," sambung dia.

Moeldoko pun memastikan pemicu kerusuhan di Wamena hoaks.

Menurut dia, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian sudah memastikan tak ada guru yang bertindak rasis ke siswa Papua.

Oleh karena itu, ia meminta semua pihak tak terpancing dengan provokasi yang sengaja dibuat.

Saat ditanya kenapa pemerintah tidak menindak pihak provokator itu, Moeldoko menyebut masih butuh proses.

"Ya semuanya kan by process," ujar dia.

Kerusuhan terjadi di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Senin (23/9/2019).

Kerusuhan tersebut tak hanya merusak bangunan dan fasilitas umum.

Kerusuhan dan bentrokan yang terjadi ternyata juga mengakibatkan korban jiwa.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved