Tak Berikan Cuti Haid dan Cuti Hamil, Perusahaan ini Didemo Pekerjanya
Dianggap selama ini perusahaan tidak pernah menghargai hak-hak pekerja yang memang sudah dilindungi dalam Undang-Undang.
Penulis: Indra Gunawan |
TRIBUN-MEDAN.com - Puluhan kerja PT Sagami Indonesia yang berada di komplek Medan Star Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang melakukan aksi unjukrasa dan mogok kerja di depan perusahaan Senin, (23/9/2019).
Mereka menuntut berbagai hal mulai dari penghapusan sistem kerja outscorsing, cuti haid dan cuti hamil.
Dianggap selama ini perusahaan tidak pernah menghargai hak-hak pekerja yang memang sudah dilindungi dalam Undang-Undang.
Saat orasi dilakukan di depan gerbang perusahaan beragam ucapan dilontarkan oleh para pekerja.
Meski petinggi perusahaan saat itu tidak ada keluar menemui mereka namun dengan semangat, para pekerja menyebutkan satu-persatu kesalahan yang telah diperbuat selama ini.
Ketika itu teriakan dari pendemo hanya didengar oleh pihak scurity saja.
"Di mana hati nurani kalian, kenapa kami diperlakukan semena-mena. Cuti haid enggak ada siapa yang menikah disuruh mengundurkan diri. Jangan semena-mena woi. Gara-gara bekerja di sini kami mau menikah saja pun takut. Karena kalau ketahuan langsung kami kalian pecat," teriak pekerja ramai-ramai.
Walaupun pekerja yang melakukan aksi ini seluruhnya adalah wanita namun mereka dibantu oleh Serikat Pekerja.
Suasana di depan gerbang perusahaan sempat memanas usai massa menendangi dan mengoyang-goyang pintu gerbang besi.
Ketika itu seorang pria yang menjadi perwakilan perusahaan mengancam dan menyebut kalau tindakan yang dilakukan adalah pengrusakan dan perbuatan pidana.
Mendengar hal itu emosi pekerja pun semakin meninggi karena yakin apa yang dilakukan perusahaan sama pekerja selama ini juga lebih tinggi pidananya.
" Kalian mengontrak pekerja terus-terusan lebih pidana lagi tau,"ucap massa.
Sorakan-sorakan serentak terus-terusan dilakukan oleh pekerja kepada pihak perusahaan yang dianggap tidak mendukung apa yang mereka lakukan.
Sorakan juga mereka lontarkan kepada rekan-rekan mereka yang tidak mau ikut bergabung dan lebih memilih bekerja di dalam.
Beruntung aksi ini tetap berlangsung tertib karena pihak kepolisian yang melakukan pengamanan dapat menenangkan situasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/puluhan-pekerja-pt-sagami-indonesia-yang-berada-di-komplek-medan-star-tanjung-morawa.jpg)