Dihajar Oknum Polisi saat Coba Redam Demo Mahasiswa, Anggota DPRD Pintor Sitorus Angkat Bicara
Pintor mengatakan ia bersama para Anggota Dewan lainnya turun ke lokasi untuk meredam serta mendengar aspirasi para mahasiswa.
"Namun saya tidak merekam, setelah diperiksa handphone itu juga tidak ada rekaman.
Suasana kemarin itu begitu gaduh," tambahnya.
Tak hanya itu, Pintor menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat terkait insiden itu.
"Biar masyarakat yang memberikan penilaian atas kejadian itu," tambahnya.
Sebelumnya, Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPRD Sumut, Gusmiyadi mengatakan, pihaknya melaporkan insiden pemukulan Anggota DPRD Sumut Pintor Sitorus kepada Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting.
Menurut Gusmiyadi, pihaknya mendesak Ketua DPRD bersikap atas nama lembaga terhadap tindan pemukuln yang dilakukan kepada salah satu kadernya oleh oknum kepolisian.
"Hari ini kami melaporkan kejadian itu ke Ketua DPRD, karena ini bukan persoalan sekadar bang Pintor, sekedar fraksi, tapi menyangkut institusi, menyangkut posisi beliau sebagai anggota DPRD sumut," ujarnya, Rabu (25/9/2019).
Ia berharap Ketua DPRD Sumut mengeluarkan langkah taktis menghadapi persoalan itu. "Kita berharap Ketua DPRD mewakili institusi ini bisa mengeluarkan sikap bersama," katanya.
Langkah kedua, katanya, Fraksi Partai Gerindra akan berkoordinasi dengan DPD Partai.
"Terkait sikap politik ke depan kemudian kami ingin mendapatkan arahan partai untuk menyikapi persoalan ini. Ini kami lakukan agar langkah-langkah ini tidak sporadis, tidak reaktif, begitu. Sehingga kemudian melebar ke mana-mana," jelasnya.
Mengenai kemungkinan melaporkan peristiwa penganiayaan Pintor Sitorus, ia mengaku masih mempertimbangkannya.
"Terkait melapor ke Bid Propam, kami sudah berkomunikasi dengan Propam. Bahkan sebelum melakukan atau membuat laporan resmi, mereka sudah berinisiatif mendatangi kami, menanyakan apa yang terjadi, saya kira ini langkah bagus dari Propam," katanya.
(gov/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pintor-sitorus-anggota-dprd-sumut-dipukul-polisi.jpg)