Yasonna Laoly Naik Pitam Saat Debat ILC, Malu dengan Komentar Mahasiswa Hingga Tutup Mata

Nama Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly kembali jadi sorotan banyak pihak. Terlebih setelah mahasiswa menggelar demo besar-besaran

Tribun Medan / M Andimaz Kahfi
Menkumham Yasonna Laoly didampingi Kakanwil Kemenkumham Priyadi, saat berada di Lapas Klas I Tanjunggusta Medan. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Nama Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly kembali jadi sorotan banyak pihak.

Terlebih setelah mahasiswa menggelar demo besar-besaran di berbagai kota di Indonesia, Selasa (24/9/2019) kemarin.

Mereka menuntut pembatalan Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP), UU KPK, dan sejumlah UU.

Yasonna menuding, aksi mahasiswa tersebut, ditunggangi pihak tertentu.

Selain itu, Yasonna yang tampil dalam Indonesia Lawyers Club (ILC) juga sempat berdebat dengan sejumlah mahasiswa.

Dalam acara yang disiarkan di TVOne, Yasonna mengeluarkan beberapa pernyataan yang cukup pedas.

Yasonna Laoly
Yasonna Laoly (Ilham Rian Pratama/Tribunnews.com)

Pernyataan pedas lain yang disampaikan menteri berusia 66 tahun itu adalah menyebut Dian Sastrowardoyo, bodoh.

Berikut sejumlah komentar pedas Yasonna Laoly yang dirangkum Tribunnews.com dari Kompas.com dan TribunWow.com:

1. Tuding aksi mahasiswa ditunggangi

Yasonna menilai, aksi demo mahasiswa yang terjadi Selasa kemarin, ditunggangi pihak tertentu.

Namun, Yasonna tak merinci siapa pihak tertentu yang dia maksud.

"Kami harus jelaskan dengan baik karena di luar sana sekarang ini isu dimanfaatkan untuk tujuan-tujuan politik," ujar Yasonna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/9/2019).

"Saya berharap kepada para mahasiswa, kepada adik-adik, jangan terbawa oleh agenda-agenda politik yang enggak benar," kata politisi PDI-P itu, dikutip dari Kompas.com.

Ruas Tol Dalam Kota arah Semanggi ditutup dan tidak bisa dilewati kendaraan akibat aksi demo di depan Gedung DPR-MPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2019). Massa menggelar aksi terkait RKUHP dan RUU KPK serta isu lainnya yang sedang bergulir.
Ruas Tol Dalam Kota arah Semanggi ditutup dan tidak bisa dilewati kendaraan akibat aksi demo di depan Gedung DPR-MPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2019). Massa menggelar aksi terkait RKUHP dan RUU KPK serta isu lainnya yang sedang bergulir. (TRIBUN/IQBAL FIRDAUS)

Yasonna menyatakan, jika para mahasiswa mau bertanya, bahkan berdebat tentang RUU, sebaiknya tinggal datang ke DPR atau dirinya.

"Jangan terbawa oleh agenda-agenda politik yang enggak benar."

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved