Ajak Massa Bertahan 2 Hari di Mabes TNI, Eks KSAL Laksamana (Purn) Slamet Soebijanto Dipanggil POMAL

Ajak Massa Bertahan 2 Hari di Mabes TNI, Eks KSAL Laksamana (Purn) Slamet Soebijanto Dipanggil POMAL

Tayang:
Editor: Juang Naibaho
TRIBUNJAKARTA.COM/ NUR INDAH FARRAH AUDINA
Mantan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto ajak massa bertahan selama dua hari di sekitaran Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur. 

Melalui pengeras suara, Pemimpin Majelis Kebangsaan Pancasila Jiwa Nusantara ini menyerukan agar ribuan orang yang tergabung dalam mahasiswa, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) dan warga untuk tetap teguhkan hati.

"Saya telah ngobrol dengan Kolonel Harry, cukup panjang. Intinya mahasiswa itu berjuang untuk kepentingan rakyat. Tapi saya minta kalian tetap di sini selama dua hari. Tunjukkan keteguhan hati kalian," ucapnya, Rabu (25/9/2019).

Meskipun dikatakan akan mengganggu ketenangan warga sekitar, ia justru menyanggahnya dengan mengucapkan aksi ini bergerak untuk rakyat.

Massa yang masih tetap bertahan di lokasi, menginginkan TNI keluar dari markasnya dan ikut mendampingi mereka dalam menyuarakan aspirasinya di Gedung DPR RI.

Mereka menginginkan keadilan kembali di tangan rakyat bukan di tangan partai politik.

"Banyak pemberontakan di negara kita. Lalu didiamkan. TNI punya tanggung jawab sebagai pakar negera untuk melindungi warga negara. Situasi sudah sangat kritis. Meraka harus keluar untuk menyelamatkan bangsa dan negara ini," jelasnya.

Baca: Ketua MPR Zukifli Hasan Ambil Jatah Pembacaan Doa di Sidang Akhir, Gerindra Meradang dan Walk Out

Baca: Reaksi Kapolri Tito Karnavian Terkait Tewasnya 2 Mahasiswa Demonstran di Kendari

Bertahan di Sekitaran Mabes TNI Cilangkap

Dikutip dari tribunjakarta.com, sejumlah mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Bandung dan Mercu Buana tidur di Masjid Babuttaubah, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (25/9/2019).

Ribuan orang yang tergabung dalam mahasiswa, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) dan warga tetap bertahan untuk menyuarakan aspirasinya di sekitaran Mabes TNI Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur.

Massa ini menginginkan kedaulatan kembali ke tangan rakyat dan meminta pendampingan TNI.

Kemudian, Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto yang telah bertemu dengan perwakilan Mabes TNI, menyerukan massa untuk bertahan hingga 2 hari ke depan.

Reni, seorang mahasiswa UIN Bandung menuturkan sejumlah mahasiswi tidur di Masjid Babuttaubah dan menjadikan lokasi ini sebagai tempat yang aman untuk bermalam.

"Yang saya tau, anak perempuan UIN dan Universitas Mercu Buana yang tidur di sini. Kalau sisanya saya kurang tau," jelasnya di lokasi, Kamis (26/9/2019).

Baca: Selebgram Jual Celana Dalam Bekas Rp 1,4 Juta, Langsung Diburu Penggemar

Baca: Gus Irawan Tuntut Kapolda Sumut Minta Maaf, Humas Polda: Kami Tidak Perlu Menanggapi

Ia menceritakan ketika malam tiba ada sekira 3 orang warga sekitaran yang menawarkan mereka untuk menginap.

"Ayuk yang perempuan tidurnya di rumah ibu aja biar aman," sambung Reni.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved