Miliki 4 Karung Ganja, Pasutri di Tanah Pinem Dairi Diringkus Polisi

10 kg ganja kering dikemas ke dalam empat karung beras dan disembunyikan di balik plafon rumah.

Miliki 4 Karung Ganja, Pasutri di Tanah Pinem Dairi Diringkus Polisi
Dok. Polres Dairi
Polisi menunjukkan pasutri tersangka pengedar ganja, Akasea Solin dan Mawar Lubis (tengah, tangan terborgol), beserta barang bukti empat karung ganja kering siap edar, Senin (30/9/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com-Diduga terlibat peredaran narkoba jenis ganja, pasangan suami istri (pasutri) di Kabupaten Dairi, yakni Akasea Solin (40) dan Mawar Lubis (40), diringkus polisi.

Pasutri ini diamankan dari rumah keduanya di Desa Lau Njuhar 1, Kecamatan Tanah Pinem, Minggu (20/9/2019) dini hari kemarin.

Dari rumah tersebut, polisi menemukan 10 kg ganja kering, yang dikemas ke dalam empat karung beras, tersembunyi di balik plafon rumah.

Kasat Res Narkoba Polres Dairi, AKP Robinson Ginting mengatakan, pihaknya sudah lama mengincar keduanya.

"Kami menangkap kedua tersangka pada hari Minggu kemarin sekitar pukul 05.30 WIB," ujar Robinson, Senin (30/9/2019).

Robinson mengungkapkan, penangkapan Akasea dan Mawar berawal dari adanya informasi, peredaran ganja marak di Tanah Pinem.

Selanjutnya, petugas Sat Res Narkoba Polres Dairi bekerjasama dengan Unit Res Polsek Tanah Pinem menyelidiki informasi tersebut.

Alhasil, polisi menemukan Akasea dan Mawar sebagai terduga kuat pihak yang mengedarkan ganja di Tanah Pinem.

"Menurut keterangan tersangka Akasea Solin, daun-daun ganja kering itu ia peroleh dari warga Aceh, bernama Birong. Mereka transaksi di jembatan gantung Desa Lau Njuhar 1," tutur Robinson.

Selain ganja, lanjut Robinson, petugas juga menyita satu timbangan dari TKP.

Robinson menambahkan, pihaknya masih mendalami kasus ini.

"Masih pendalaman," pungkas Robinson singkat. (cr16/tribun-medan.com)

Penulis: Dohu Lase
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved