Inilah Gebrakan Perdana Kapolda Papua Paulus Waterpauw, Temui Pengungsi hingga Tebar Ancaman ke KKB
Irjen Paulus Waterpauw langsung membuat gebrakan usai ditunjuk sebagai Kapolda Papua untuk kedua kalinya.
"Ada beberapa kios yang ada di kampung situ dibakar," ujar Bupati Puncak Willem Wandi, Minggu (29/9/2019).
Willem meminta seluruh masyarakt untuk selalu waspada menghadapi teror KKB.
Baca: Perjalanan Karir Mulan Jameela, Pernah Disebut Pelakor dan Perekor hingga Lolos ke Senayan
Baca: Preman Bertato Berseragam Sekolah Diciduk Hendak Demo di DPR, Pelajar SMP Ngaku Dibayar Rp 20 Ribu
Ribuan Orang Dievakuasi
Sementara itu, 10 ribu warga minta dievakuasi dari Wamena. Sekitar 2.670 sudah diangkut pakai pesawat TNI Hercules.
Komandan Lanud Silas Papare Jayapura Marsma TNI Tri Bowo Budi Santoso menyebutkan, hingga kini jumlah warga yang mendaftar mencapai 10 ribu orang.
"Sekarang yang daftar sudah sekitar 10.000. Ada 2.670 yang sudah diangkut ke Jayapura," ujar Bowo di Jayapura, Minggu (29/9/2019).
Dari data yang dimiliki Kodim 1702/Jayawijaya, tercatat ada 6.784 orang di Wamena yang kini tengah mengungsi.
Mereka seluruhnya sudah mendaftar untuk dievakuasi ke Jayapura.
Namun, jumlah tersebut diperkirakan akan terus berubah, karena ada arus pengungsian baru dari kabupaten di sekitar Jayawijaya.
"Dari pos-pos di sekitar pegunungan sekarang banyak menuju ke Wamena. Memang sempat ada isu bahwa di Tolikara akan terjadi gejolak juga, sehingga mereka banyak yang merapat ke Wamena," kata Bowo.
Bowo menyebutkan, kini sudah ada dua unit pesawat Hercules yang digunakan untuk mengevakuasi warga dari Wamena ke Jayapura.
Pesawat juga untuk mengirim bantuan dari Jayapura ke Wamena.
Baca: UPDATE Mahasiswa Kendari Tewas, Tim Investigasi Temukan 3 Proyektil hingga 13 Polisi Ditahan
Baca: Grup WA Porno Bobok Yuk Terungkap, Populer di Kalangan Pelajar Deliserdang
Untuk mengakomodasi seluruh pengungsi tersebut, menurut Bowo, diperlukan waktu beberapa hari, agar mereka semua bisa diterbangkan ke Wamena.
"Tentu hari ini belum selesai, mungkin 3-4 hari ke depan bisa diselesaikan," ucap dia.
Selain itu, Bowo menyebut ada 528 warga Wamena yang kini mengungsi di Jayapura.