Inilah Gebrakan Perdana Kapolda Papua Paulus Waterpauw, Temui Pengungsi hingga Tebar Ancaman ke KKB

Irjen Paulus Waterpauw langsung membuat gebrakan usai ditunjuk sebagai Kapolda Papua untuk kedua kalinya.

Editor: Juang Naibaho
KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI
Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw menyapa anak-anak pengubgsi Wamena yang berada di Masjid Al-Aqso, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (1/10/2019). 

"Ada beberapa kios yang ada di kampung situ dibakar," ujar Bupati Puncak Willem Wandi, Minggu (29/9/2019).

Willem meminta seluruh masyarakt untuk selalu waspada menghadapi teror KKB.

Baca: Perjalanan Karir Mulan Jameela, Pernah Disebut Pelakor dan Perekor hingga Lolos ke Senayan

Baca: Preman Bertato Berseragam Sekolah Diciduk Hendak Demo di DPR, Pelajar SMP Ngaku Dibayar Rp 20 Ribu

Ribuan Orang Dievakuasi

Sementara itu, 10 ribu warga minta dievakuasi dari Wamena. Sekitar 2.670 sudah diangkut pakai pesawat TNI Hercules.

Komandan Lanud Silas Papare Jayapura Marsma TNI Tri Bowo Budi Santoso menyebutkan, hingga kini jumlah warga yang mendaftar mencapai 10 ribu orang.

"Sekarang yang daftar sudah sekitar 10.000. Ada 2.670 yang sudah diangkut ke Jayapura," ujar Bowo di Jayapura, Minggu (29/9/2019).

Dari data yang dimiliki Kodim 1702/Jayawijaya, tercatat ada 6.784 orang di Wamena yang kini tengah mengungsi.

Mereka seluruhnya sudah mendaftar untuk dievakuasi ke Jayapura.

Namun, jumlah tersebut diperkirakan akan terus berubah, karena ada arus pengungsian baru dari kabupaten di sekitar Jayawijaya.

"Dari pos-pos di sekitar pegunungan sekarang banyak menuju ke Wamena. Memang sempat ada isu bahwa di Tolikara akan terjadi gejolak juga, sehingga mereka banyak yang merapat ke Wamena," kata Bowo.

Bowo menyebutkan, kini sudah ada dua unit pesawat Hercules yang digunakan untuk mengevakuasi warga dari Wamena ke Jayapura.

Pesawat juga untuk mengirim bantuan dari Jayapura ke Wamena.

Baca: UPDATE Mahasiswa Kendari Tewas, Tim Investigasi Temukan 3 Proyektil hingga 13 Polisi Ditahan

Baca: Grup WA Porno Bobok Yuk Terungkap, Populer di Kalangan Pelajar Deliserdang

Untuk mengakomodasi seluruh pengungsi tersebut, menurut Bowo, diperlukan waktu beberapa hari, agar mereka semua bisa diterbangkan ke Wamena.

"Tentu hari ini belum selesai, mungkin 3-4 hari ke depan bisa diselesaikan," ucap dia.

Selain itu, Bowo menyebut ada 528 warga Wamena yang kini mengungsi di Jayapura.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved