Ramadhan Pohan Belum Dieksekusi Kejaksaan, Putusan MA Sejak Januari

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara tak kunjung mengeksekusi politikus Partai Demokrat Ramadhan Pohan.

Ramadhan Pohan Belum Dieksekusi Kejaksaan, Putusan MA Sejak Januari
Tribun Medan/M Daniel Effendi Siregar
Ramadhan Pohan dan kuasa hukumnya dengan latar belakang para pengunjukrasa di Pengadilan Negeri Medan, Selasa (31/1/2017). 

TRIBUN-MEDAN - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara tak kunjung mengeksekusi politikus Partai Demokrat Ramadhan Pohan meski kasusnya telah inkrah di Mahkamah Agung sejak 20 Januari 2019 lalu.

Majelis Hakim yang diketuai Hakim Andi Abu Ayyub Saleh dengan anggota Wahidin dan Margono menolak kasasi terdakwa dan menjatuhkan hukuman selama 3 tahun.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumut Sumanggar Siagian menyebutkan bahwa pihaknya belum bisa melakukan eksekusi karena belum menerima salinan putusan dari Pengadilan Negeri Medan.

"Kami belum terima salinan putusan dari pengadilan," cetusnya.

Namun jawaban tersebut dihantah oleh keterangan Humas Pengadilan Negeri Medan bahwa eksekusi tak harus menunggu salinan putusan harus diterima terlebih dahulu.

Bahkan ia membeberkan pihaknya sudah memberikan relas pemberitahuan isi putusan kepada kejaksaan dan pemberitahuan tersebut bisa langsung dieksekusi oleh pihak kejaksaan.

"Sejak tiga bulan yang lalu sudah ada di PN Medan dan pengadilan sudah beritahukan kepada kejaksan melalui relas pemberitahuan isi putusan. Apakah sudah dieksekusi oleh jaksa atau belum itu yang saya tidak tahu. Untuk eksekusi itu pihak kejaksaan tidak harus menerima putusan cukup hanya menerima pemberitahuan yang disampaikan ini sudah cukup, itu intinya," tegasnya, Sabtu (5/10/2019) kepada Tribun di Medan. 

Bahkan, Jamal membeberkan bahwa salinan tersebut tidak diserahkan ke Kejati Sumut, melainkan pihak Kejaksaan sendiri yang semestinya menjemput ke PN Medan.

"Kami tidak menyerahkan salinannya. Hanya menyampaikan isi putusan Mahkamah Agung," ujarnya.

Lebih lanjut, Sumanggar berdalih  bahwa masih akan menelefon Jaksa Penuntut Umum untuk menjemput isi salinan putusan tersebut.

Halaman
12
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved