Breaking News

UPDATE WIRANTO, terkait Darah & Tusukan Dijelaskan Dokter dan Ali Ngabalin, Hanum Rais Dipolisikan

UPDATE WIRANTO, terkait Darah & Tusukan Dijelaskan Dokter dan Ali Ngabalin, Hanum Rais Dipolisikan

Editor: Salomo Tarigan
Kolase Twitter/Hanum Salsabiela Rais
UPDATE WIRANTO, terkait Darah & Tusukan Dijelaskan Dokter dan Ali Ngabalin, Hanum Rais Dipolisikan 

UPDATE WIRANTO, terkait Darah & Tusukan Dijelaskan Dokter dan Ali Ngabalin, Hanum Rais Dipolisikan

TRIBUN-MEDAN.com - UPDATE WIRANTO, terkait Darah & Tusukan Dijelaskan Dokter dan Ali Ngabalin, Hanum Rais Dipolisikan.

//

Menkopolhukam Wiranto diserang di Pandeglang, Banten pada Kamis (10/10/2019) siang.

Baca: 5 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Sibolangit, Diduga akibat Rem Truk Blong

Baca: Pemko Siantar Buka Penerimaan 30 CPNS dan 70 PPPK, Ini Formasinya!

Akibat serangan itu Wiranto menderita dua luka tusukan.

Atas kejadian ini media sosial dibanjari pemberitaan mengenai Wiranto.

Publik ramai sekali membahas soal penusukan terhadap Wiranto.

Namun netizen menganggap  penusukan Wiranto merupakan rekayasa.

Putri Amien Rais, Hanum Rais, satu diantaranya.

"Setingan agar dana dradikalisasi terus mengucur.

Dia caper. Krn tdk bakal dipakai lg

Play victim. mudah dibaca sbg plot

Diatas berbagai opini ygberedar terkait berita hits siang ini. Tdk byk yg benar2 serius menanggapi. Mgkn krn terlalu byk hoax-framing yg slama ini terjadi," kicau Hanum Rais.

Screen shot postingan Hanum Rais yang sudah beredar di media sosial
Screen shot postingan Hanum Rais yang sudah beredar di media sosial (facebook)

Kini Hanum Rais dilaporkan oleh Relawan Jam'iyyah Jokowi-Maruf Amin ke Bareskrim Polri.

Hanum Rais dilaporkan karena dianggap telah menyebarkan berita bohong terkait peristiwa penusukan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto pada Kamis (10/10/2019) melalui akun Twitter.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved